News / Metropolitan
Jum'at, 11 November 2016 | 13:35 WIB
Presiden Joko Widodo bersama Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan KSAD Jenderal TNI Mulyono memberikan arahan kepada Prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Mako Cijantung, Jakarta, Kamis (10/11). [Antara]

Suara.com - Ketua DPR dari Fraksi Golkar Ade Komarudin mengapresiasi langkah politik Presiden Joko Widodo pasca 4 November dengan mengajak tokoh-tokoh agama dan unsur militer berdialog. Menurut Ade hal safari politik Kepala Negara dapat menjaga persatuan bangsa dari ancaman perpecahan.

"Saya berikan apresiasi yang tinggi kepada Presiden atas langkah-langkah politik yang dilakukan. Langkah-langkah itu Insya Allah akan membawa manfaat yang baik untuk persatuan negeri ini," kata Ade di DPR, Jumat (11/11/2016).

Dalam beberapa hari terakhir, Presiden mengunjungi organisasi keagamaan, seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Selain itu, Presiden juga mengundang tokoh-tokoh agama ke Istana untuk berdialog tentang perdamaian bangsa. Kepala Negara juga mengunjungi Mabes TNI, Markas Korps Kopassus, Markas Korps Brimob Polri, dan Markas Korps Marinir.‎

Namun, menurut Ade, langkah politik tersebut dapat sia-sia jika tidak dibarengi dengan penegakan hukum terhadap provokator kerusuhan 4 November dan kasus dugaan penistaan agama yang dituduhkan kepada Gubernur Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Presiden sudah sangat capek berkeliling ke semua elemen penting negeri, ini akan jadi sia-sia kalau tidak dibarengi oleh penegakan hukum dalam proses hukum," kata dia.

Ade mendukung transparansi penegakan hukum kasus Ahok, namun tetap harus sesuai koridor hukum, misalnya perihal gelar perkara.

"Perhatikan, apakah penyidikan dibolehkan secara transparan di KUHP? Jangan sampai dalam rangka transparansi kemudian beberapa pasal dalam UU dilanggar. Transparansi harus dalam koridor peraturan perundang-undangan yang ada," kata dia.

BERITA MENAIK LAINNYA:

Ahok: Buat Apa Masuk ke Markas FPI, Satu Lawan 100

Kisah Cinta Antasari, Taklukkan Putri Pimpinan TNI Galak

Para Kyai dan Ulama Keluarkan Semua Uneg-uneg soal Ahok ke Jokowi

Jika Ahok Tersangka, Siapa Paling Diuntungkan? Ini Kata LSI

Ini yang Dilakukan Antasari Jika Diminta Gabung KPK Lagi

Load More