Rohaniawan Antonius Benny Susetyo mengharapkan supremasi hukum ditegakkan secara adil dan transparan dalam gelar perkara kasus dugaan penistaan agama yang dituduhkan kepada Gubernur Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Supremasi hukum tidak boleh kalah dengan tekanan massa dan intervensi penguasa.
"Kita mengharapkan supremasi hukum di segala-galanya. Hukum tidak boleh kalah dengan tekanan publik, hukum harus ditegakkan dengan fair, hukum harus mengedepankan keadaban hukum," kata Benny di kantor Maarif Institute, Jalan Tebet Barat Dalam, Jakarta Selatan, Selasa (15/11/2106).
Menurut Benny dengan mengedepankan keadaban hukum berarti setiap orang harus menerima apapun yang sudah menjadi keputusan hukum dengan jiwa kesatria. Sebagai bangsa yang menganut sistem demokrasi, kata Benny, berarti setuju bahwa supremasi hukum harus dikedepankan.
"Mari kita serahkan kepada mekanisme hukum dan proses transparan. Itu yang harus diawasi, tetapi kita harus tunduk dan taat kepada supremasi hukum. Karena hukum tak boleh kalah dengan intervensi apapun," ujar Benny.
Benny juga mengapresiasi pernyataan Presiden Joko Widodo yang secara tegas mengatakan tidak akan mengintervensi proses hukum yang dijalani Ahok. Dia menilai sikap Presiden Jokowi adalah sikap seorang negarawan.
"Maka apa yang dikatakan bapak Presiden, dia menyerahkan kepada mekanisme hukum dan tidak intervensi. Menurut saya itu adalah pilihan yang baik, karena di situlah negarawan sejati ketika menjadikan hukum sebagai pilihan menyelesaikan konflik yang terjadi saat ini," tutur Benny.
Sebab itu, kata Benny, apapun keputusan hukum, seluruh masyarakat harus menerima. Jika sudah percaya bahwa mekanisme hukum itu supremasi, berarti hukum berada di atas segalanya.
"Keadilan memang harus dijunjung tinggi, tetapi hukum tidak boleh dikendalikan, di intervensi. Karena hukum harusnya menjadi kekuatan, benteng terakhir. Maka saatnya lah kita sebagai bangsa belajar untuk menegakkan supremasi hukum," kata Benny.
Suara.com - BERITA MENARIK LAINNYA:
Ahok Resmi Jadi Tersangka Penistaan Agama
Amir Papalia Ternyata Tahu Pembunuh Mirna dari Paranormal!
#KamiAhok Jadi Trending Topic, Netizen Samakan dengan Mandela
Kisah Kakek Tua Jual Uduk Nasib Berubah Setelah Viral di Medsos
Polisi: Mario Teguh Akui Kiswinar Darah Dagingnya Bersama Aryani
Foto-foto Dokter Cantik Spesialis Sunat Ini Bikin Panas Dingin
Berita Terkait
-
Ahok Puji Keberanian Pandji Pragiwaksono di Mens Rea: Gila, Nekat Banget
-
Air Laut Nyaris Sejajar Tanggul Pantai Mutiara, Bisa Bikin Monas Kebanjiran?
-
Ojol Tewas, Ahok Sebut DPR Takut: Kenapa Tidak Berani Terima Orang Demo?
-
Ahok Ikut Komentar Soal Kenaikan Gaji Anggota DPR: Mau Rp1 Miliar Sebulan Oke
-
Ahok Tak Masalah kalau Gaji Anggota DPR Rp1 Miliar Sebulan, Tapi Tantang Transparansi Anggaran
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
Terkini
-
Gus Ipul Berkelakar soal Khofifah: Tiga Kali Pilgub Lawannya Sama, Bergantian Jadi Mensos
-
Waspada Banjir di Puncak Musim Hujan, Ini 5 Hal Penting yang Wajib Disiapkan
-
Rismon Siap Buka-bukaan di Sidang KIP Besok: Sebut Ijazah Gibran Tak Penuhi Dua Syarat Krusial
-
Tepis Isu Perpecahan Kabinet, Prabowo: Jangan Percaya Analisis Orang Sok Pintar di Medsos!
-
Kisah Warga Cilandak Timur Hadapi Banjir di Balik Tanggul Anyar
-
Megawati Hadiri Penutupan Rakernas I PDIP, Sampaikan Arahan dan Rekomendasi Partai
-
BNI Dukung Danantara Serahkan 600 Hunian Layak Pascabencana di Aceh Tamiang
-
Nota Perlawanan Kasus Dugaan Korupsi Chromebook Ditolak, Nadiem Makarim: Saya Kecewa
-
Gaji ASN Pemprov Gorontalo Macet, Gubernur Gusnar Ismail Sampaikan Permohonan Maaf
-
Terjebak Tiga Hari di Tengah Ancaman OPM, 18 Karyawan Freeport Dievakuasi TNI