Suara.com - Kepolisian akan menangkap organisasi masyarakat yang berbuat rusuh dalam berkegiatan. Penangkapan akan dilakukan jika ormas tidak ingin dibubarkan.
Perintah itu disampaikan langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian. Dia mengklaim sudah memerintahkan seluruh bawahannya.
"Kalau ada gerombolon orang mau melakukan sweeping atau melakukan sosialisasi, tetapi itu meresahkan, Polri jangan ragu-ragu," kata Tito di Gedung Kemenkopolhukam, jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (20/12/2016).
"Perintahkan bubar tiga kali, kalau tidak mau bubar, tangkap. Meskipun hanya berkumpul dalam rangka sosialisasi. Kenapa? Karena bergerak dalam jumlah yang besar apalagi kalau nggak pakai helm. Itu pelanggaran hukum. Dan imbauan saya ini untuk semua daerah," katanya.
"Kalau setelah dibubarkan mereka melawan, tangkap. Melawan kan ada pasalnya. Kalau ada petugas yang terluka ancamannya 7 tahun, pelaku bisa ditahan. Jangan ragu-ragu, ada Pasalnya, 214 KUHP," kata Tito.
Sebelumnya ormas FPI melakukan sweeping ke pusat pembelanjaan di Surabaya. Sweeping dilakukan atas dasar fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang penggunaan atribut non muslim. FPI memaksa pegawai mal melepas atribut itu.
Aksi FPI ini membuat Presiden Joko Widodo, Menkopolhukam Wiranto da Wakil Presiden Jusuf Kalla angkat suara. Mereka tidak membenarkan aksi anarkis itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Prabowo Tinjau Huntara Korban Bencana Banjir Aceh Usai Salat Id, Cek Fasilitas dan Sapa Warga
-
Momen Prabowo Laksanakan Salat Id Hingga Halalbihalal dengan Masyarakat Aceh Tamiang
-
Viral! Dikabarkan Tewas Sejak 2019, Sosok Ini Sangat Mirip Jeffrey Epstein, Apakah Ia Masih Hidup?
-
Mojtaba Khamenei Klaim Musuh Allah Telah Tumbang, AS-Israel Disebut Salah Perhitungan
-
Prabowo Salat Id di Aceh Tamiang, Gabung Warga Huntara di Masjid Darussalam
-
Lebaran 2026 di Zona Perang: Gaza, Iran, dan Lebanon Rayakan Idul Fitri Tanpa Sukacita
-
Megawati Rayakan Lebaran Bersama Keluarga dan Sahabat, Beri Pesan soal Persaudaraan
-
Wapres Gibran Salat Bersama Jan Ethes di Masjid Istiqlal
-
67 Tahanan Rayakan Idulfitri di Rutan, KPK Sediakan Layanan Khusus
-
Dasco Tak Gelar Griya Lebaran Tahun ini,: Sebagian Rakyat Masih Berduka