Suara.com - Kepolisian Indonesia berhati-hati dalam memberikan keterangan ke media massa soal penangkapan 4 terduga teroris yang ditangkap di 3 wilayah berbeda. Di antaranya di Tangerang, Sumatera Barat dan Sumatera Utara.
Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri, Komisaris Besar Martinus Sitompul saat ini posisi keempat orang itu di Jakarta. Mereka diperiksa secara ketat.
"Kita memperhatikan sisi keamanan bagi petugas yang melakukan pemeriksaan dan keamanan yang bersangkutan," kata Martinus di Mabes Polri Jakarta, Kamis (22/12/2016).
Jika polisi banyak bicara, dikhawatirkan merangsang teman keempatnya untuk balas dendam.
"Mereka tidak memperdulikan apa yang mereka capai dan mereka target," ujar Martinus.
Kemarin, Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri melakukan sejumlah penangkapan terduga teroris sebanyak tujuh orang dibeberapa wilayah.
Untuk penyergapan di Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, empat orang dibekuk, tiga orang akhirnya harus ditembak mati yakni berinisial OMN, IWN, dan HM. Sedangkan ADM ditangkap.
Untuk tiga terduga teroris lainnya ditangkap oleh densus 88 yakni di Kota Batam, Provinsi Kepri berinisial HA, selanjutnya di Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, berinisial SY, serta yang terakhir Hamzah alias JT di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar).
Baca Juga: Tiga Jenazah Terduga Teroris Tangerang Diperiksa INAFIS
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin