Suara.com - Saksi kedua kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Muhsin bin Zaid Alattas menyinggung soal buku biografi Ahok berjudul "Mengubah Indonesia" di dalam persidangan. Persidangan kasus penodaan agama itu digelar di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (3/12/2016).
Menurut Muhsin buku yang terbit tahun 2008 itu memberikan bukti Ahok telah melakukan penodaan agama.
"Ada buku yang berjudul mengubah Indonesia, ternyata terdakwa ini berulang-berulang kali menggunakan surat Al Maidah demi kepentingan politik dia. Ini yang sangat tidak relevan dan tidak boleh," ujar Muhsin usai bersaksi.
Muhsin merupakan saksi yang didatangkan oleh Jakasa Penuntut Umum. Sebelum Muhsin, JPU terlebih dahulu menghadirkan Sekretaris Jenderal DPD FPI Novel Chaidir Hasan Bamukmin untuk bersaksi.
Menurut Muhsin, pihak yang berhak mengartikan surat Al Maidah ayat 51 adalah seorang ustad, kyai atau ulama-ulama atau orang yang mumpuni untuk menjelaskannya, bukan Ahok.
"Adapun Ahok ini orang kafir. Dia kafir bukan Islam, ada apa dia menjelaskan bawa-bawa surat Al Maidah 51?," kata Muhsin.
Muhsin menganggap, pernyataan Ahok di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu dan mengutip surat Al Maidah ada kepentingan yang dituju. Mengingat, Ahok merupakan salah satu kandidat cagub di Pilkada Jakarta 2017.
"Karena yang dia ucapkan di Kepulauan Seribu ada kepentingan dengan pemilihan gubernur, karena dia salah satu kandidat. Itu saja yang saya sampaikan bukti tambahan dari buku merubah Indonesia," jelas dia.
Sebelum menyudahi kesaksian, Muhsin menyerahkan sejumlah barang bukti ke majelis hakim. Bukti itu yakni dua kepingan CD yang berisi rekaman video, satu flashdisk dan buku Merubah Indonesia. Sidang keempat Ahok sendiri dilarang diliput oleh media.
Baca Juga: Anies Nilai Demo Anti Ahok 212 Contoh Nyata Persatuan Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Semua Gardu Induk Aceh Bertegangan, PLN Kejar Pemulihan 180 Desa Masih Padam
-
Siapa Sosok Guru Nur Aini? Mendadak Dipecat Karena Curhat Jarak Sekolah Jauh
-
Prabowo: Bantuan Bencana Dibuka Seluas-luasnya, Tapi Harus Transparan dan Tanpa Kepentingan
-
Prabowo Instruksikan Danantara Koordinasi Ketat Bangun Hunian Pengungsi agar Tak Tumpang Tindih
-
DPRD Lebak Dorong Penindakan Tambang Ilegal demi Cegah Bencana Ekologi
-
Penyebab Civic Ringsek di Bundaran HI, Polisi Ungkap Dugaan Pengemudi Muda Tak Fokus
-
Libur Tahun Baru 2026, Pengunjung Ragunan Diprediksi Tembus 100 Ribu Orang
-
Malioboro Belum Sepi! Wisatawan Masih Belanja Oleh-oleh Sebelum Pulang
-
BMKG Catat 1.556 Gempa Guncang Aceh Sepanjang 2025, Naik 39 Persen dari Tahun Lalu
-
Gebrakan Dedi Mulyadi: Jabar Haramkan Penanaman Sawit Baru, Ancam Krisis Air