Suara.com - Kata Fitsa Hats langsung menjadi trending topic di Twitter zona Indonesia pada Selasa (3/1/2017) sampai Rabu (4/1/2017) dini hari. Apa sih Fitsa Hats, kok mendadak dibicarakan banyak netizen?
Kata tersebut sampai ke publik setelah disampaikan terdakwa perkara dugaan penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam jumpa pers usai persidangan pemeriksaan saksi di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan.
Pencipta kata tersebut bukan Ahok, melainkan Sekretaris Jenderal DPD FPI Jakarta Novel Chaidir Hasan Bamukmin yang menjadi saksi pelapor dalam persidangan.
Ketika itu, Ahok menyindir Novel yang dinilainya menyamarkan nama perusahaan tempat bekerja.
"Nama saksinya Habib Novel. Dia kerja dari tahun 92 sampai 95 di Pizza Hut. Tapi mungkin karena dia malu kerja di Pizza Hut karena itu punya Amerika, dia sengaja menuliskan Fitsa Hats," ujar Ahok.
Ahok menduga Novel tak mau menuliskan nama Pizza Hut di BAP karena malu ketahuan pernah dipimpin orang yang tak seiman. Ahok mengaku sampai tertawa mengetahui tulisan Fitsa Hats.
Tak lama setelah nama Fitsa Hats dimuat di media, netizen langsung menyambar. Mereka menjadikannya bahan banyolan.
"Ada yang tau? resto FITSA HATS dimana alamatnyaa ???" tulis netizen.
Netizen lain kemudian mengait-ngaitkan dengan pengalihan isu.
"Hati2 Fitsa Hats itu pengalihan isu dr keterkaitan Gus Joy dgn AHY #ngikik," tulis netizen.
"Alasan gak boleh nonton live: Karna pihak fitsa hats tidak mau memberi sponsor kepada habib novel," netizen lain menulis.
Hingga berita ini diturunkan, kata Fitsa Hats masih menjadi bahan guyonan. Kata tersebut kemudian dibuat menjadi berbagai meme lucu.
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan