Suara.com - Tim kuasa hukum terdakwa kasus dugaan penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan mendatangkan warga Kepulauan Seribu untuk dijadikan saksi di persidangan Ahok selanjutnya.
Pengacara Ahok, Humphrey Djemat berharap saksi fakta yang akan dihadirkan dari Kepulauan Seribu nanti dapat meringankan calon gubernur Jakarta petahana.
"Ya pasti (akan mendatangkan saksi dari Kepulauan Seribu). Itu sangat penting bagi kita," ujar Humphrey di rumah pemenangan Ahok-Djarot, Jalan Lembang Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (4/1/2016).
Saksi dari pihak pelapor yang dihadirkan jakasa penuntut umum tidak ada warga yang berasal dari Kepulauan Seribu, atau orang yang menyaksikan secara langung ketika Ahok mengutip surat Al Maidah ayat 51 saat berdialog dengan warga di Pulau Pramuka, Kepuluan Seribu pada 27 September 2016 lalu.
"Terus terang mereka (dari pelapor) nggak ada saksi (dari warga Kepulauan Seribu) dan jadi tanda tanya buat kita," kata Humphrey.
Dalam sidang ke empat kemarin, JPU telah mendatangkan empat saksi pelapor, yakni Sekretaris Jenderal Dewan Syuro DPD Front Pembela Islam DKI Jakarta Habib Novel Bamukmin, Imam FPI Jakarta Habib Muchsin bin Zaid Alattas, Gus Joy Setiawan dan Syamsul Hilal.
"Inikah pemeriksaaan polisi begitu banyak ahli bahasa dan Hukum juga. Tak ada pendapat yang sma. Jadi, tim hukum akan memperjuangkan hal itu untuk pembebasan Pak Ahok," jelas Humphrey.
Sidang Ahok kelima akan digelar di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan pada Selasa (10/1/2017). Sidang berikutnya dengan agenda pemeriksaan saksi masih dari pihak pelapor.
Baca Juga: Kapolres Puas Pengamanan Sidang Ahok Sukses
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Sambut Arus Balik 2026, Transjakarta Operasikan 5 Rute Khusus dari Pulo Gebang
-
InJourney Airports Layani 4,41 Juta Penumpang hingga H1 Lebaran 2026
-
Jangkauan Rudal Iran Bisa Lintas Eropa dan Asia? AS dan Inggris Bereaksi
-
Jet F-16 Israel Dikabarkan Rontok di Iran, Klaim IRGC dan Bantahan Tel Aviv Jadi Sorotan
-
Lebaran, Prabowo Silaturahmi via Telepon dengan Erdogan hingga Mohammed bin Salman
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak