Suara.com - Tim kampanye calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat menyebarkan sebuah selebaran berisi pembelaan di kasus penistaan agama yang tengah menjerat Ahok.
Selebaran yang berjudul 'Tafsir Ormas vs Fakta Sejarah Islam dari Zaman Khilafah Hingga Sekarang' itu disebar kepada warga Pasar Minggu, Senin (9/1/2017). Selebaran itu memuat beberapa contoh wilayah yang dipimpin oleh kaum minoritas.
Selebaran berwarna biru itu ditulis Syeikh Nadir atau Profesor Nadirsyah Hosen dari Monash University. Dia menguraikan fakta keterlibatan ummat non Muslim dalam struktur kepemimpinan di zaman khilafah.
"Khalifah Mu'awiyah pernah mengangkat seorang pendeta Kristen yaitu pendeta Jhon dari Damaskus menjadi Bendahara," demikian kutipan dari selebaran tersebut.
Lebih lanjut, disebutkan pula di zaman Sultan Buwayhiyah, menteri luar negeri dan pertahanannya juga non muslim.
"Sementara di era kekuasaan Khalifah 'Abbasiyah ke 16 Al-Mu'tadhid Seorang Kristen bernama Umar bin Yusuf diangkat sebagai gubernur provinsi Al Anbar Irak," lanjut tulisan itu.
Tidak cukup sampai disitu, dalam tulisan itu juga disebutkan bahwa Nashr bin Harun yang beragama non muslim, dipercaya menjadi Perdana Menteri (kepala pemerintahan) di masa 'Adud ad-Daulah pada tahun 949-982 masehi oleh penguasa terbesar dinasti Buyit di Iran.
Tim pasangan nomor urut dua, mengawal Djarot kampanye di daerah Pasar Minggu, Senin (9/1/2017). Mereka yang memakai baju kemeja dengan motif kotak-kotak itu, terlihat membagi-bagikan selebaran kepada warga yang dijumpai di Pasar Minggu.
Tidak ada yang protes dengan adanya selebaran yang berisi pesan bergambar itu. Beberapa penjual terlihat tetap fokus dengan jualannya. Sementara pembeli tetap fokus dengan aktifitasnya masing-masing.
Baca Juga: Ahok Sampai Ketakutan Komentari Candaan Gus Nuril
Seperti diketahui, saat ini Ahok masih berstatus terdakwah karena urusan yang melibatkan dirinya, tentang tuduhan penistaan terhadap agama belum selesai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya