Rizieq Shihab jalani pemeriksaan di Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/1). [suara.com/Oke Atmaja]
Pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab, Sekretaris Jenderal FPI Munarman, dan Ketua GNPF MUI Bachtiar Nasir dipastikan memenuhi panggilan Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan makar, hari ini.
"Ketiganya konfirmasi pasti datang. Mereka diperiksa sebagai saksi untuk semua tersangka makar," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan telah mendapat pemberitahuan di Polda Metro Jaya, Rabu (1/2/2017).
Argo mengatakan mereka akan ditanya penyidik seputar pertemuan dengan sejumlah tersangka kasus dugaan pemufakatan makar.
"Materi pemeriksaan terkait beberapa pertemuan yang dilakukan (para tersangka makar) seperti di UBK (Universitas Bung Karno)," kata Argo.
Rencananya, pemeriksaan akan dilakukan mulai jam 10.00 WIB.
Anggota advokasi GNPF MUI Kapitra Ampera akan mendampingi Rizieq, Munarman, dan Bachtiar.
"Saya akan dampingi. Habib Rizieq taat hukum," katanya kepada Suara.com, Selasa (31/1/2017).
Dia mengatakan Rizieq akan menaati proses hukum.
"Setiap ada panggilan kan dia (Rizieq) datang. Dia taat hukum kok. Besok dia penuhi panggilan," kata dia.
Sementara itu, saat ini, laskar pendukung Rizieq sebagian sudah kumpul di kawasan Masjid Al Azhar, Jakarta Selatan. Mereka akan longmarch ke Polda Metro Jaya untuk memberikan dukungan moral.
Dalam kasus dugaan merencanakan makar, polisi telah menetapkan delapan orang menjadi tersangka. Mereka adalah aktivis Sri Bintang Pamungkas, mantan anggota staf ahli Panglima TNI Brigadir Jenderal (purn) Adityawarman Thaha, mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (purn) Kivlan Zein,Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Bidang Ideologi Rachmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet, Ketua Bidang Pengkajian Ideologi Partai Gerindra Eko Suryo Santjojo, Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana Firza Husein, dan tokoh buruh Alvin Indra Al Fariz.
"Ketiganya konfirmasi pasti datang. Mereka diperiksa sebagai saksi untuk semua tersangka makar," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan telah mendapat pemberitahuan di Polda Metro Jaya, Rabu (1/2/2017).
Argo mengatakan mereka akan ditanya penyidik seputar pertemuan dengan sejumlah tersangka kasus dugaan pemufakatan makar.
"Materi pemeriksaan terkait beberapa pertemuan yang dilakukan (para tersangka makar) seperti di UBK (Universitas Bung Karno)," kata Argo.
Rencananya, pemeriksaan akan dilakukan mulai jam 10.00 WIB.
Anggota advokasi GNPF MUI Kapitra Ampera akan mendampingi Rizieq, Munarman, dan Bachtiar.
"Saya akan dampingi. Habib Rizieq taat hukum," katanya kepada Suara.com, Selasa (31/1/2017).
Dia mengatakan Rizieq akan menaati proses hukum.
"Setiap ada panggilan kan dia (Rizieq) datang. Dia taat hukum kok. Besok dia penuhi panggilan," kata dia.
Sementara itu, saat ini, laskar pendukung Rizieq sebagian sudah kumpul di kawasan Masjid Al Azhar, Jakarta Selatan. Mereka akan longmarch ke Polda Metro Jaya untuk memberikan dukungan moral.
Dalam kasus dugaan merencanakan makar, polisi telah menetapkan delapan orang menjadi tersangka. Mereka adalah aktivis Sri Bintang Pamungkas, mantan anggota staf ahli Panglima TNI Brigadir Jenderal (purn) Adityawarman Thaha, mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (purn) Kivlan Zein,Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Bidang Ideologi Rachmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet, Ketua Bidang Pengkajian Ideologi Partai Gerindra Eko Suryo Santjojo, Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana Firza Husein, dan tokoh buruh Alvin Indra Al Fariz.
Komentar
Berita Terkait
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
Pernah Dipidana Kasus Terorisme, Jaksa Pertanyakan Izin Beracara Munarman di Sidang Noel Ebenezer
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
KPK Diam-diam Periksa Eks Anak Buah Budi Karya dalam Kasus Korupsi DJKA
-
Jakarta Mau Jual Obligasi Daerah, Warga Kini Bisa Ikut Bangun Ibu Kota
-
Kasad Maruli Tegaskan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Permintaan Pemda, Bukan Instruksi TNI
-
Prof Siti Zuhro: Elit Jadi Penghambat Kemajuan, Visi Prabowo Harus Dibuktikan
-
Detik-detik 9 WNI Ditodong Senjata Tentara Israel, Benjamin Netanyahu Buka Suara
-
Revisi UU HAM Bakal Siapkan Dana Abadi, Wamen HAM Tegaskan Bukan Alat Kontrol Organisasi Sipil
-
Istana Ungkap Alasan Prabowo Hadiri Paripurna DPR pada Hari Kebangkitan Nasional
-
Pejabat Israel Ungkap 9 WNI dan Aktivis Global Sumud Flotilla Dibawa ke Penjara Terapung
-
Prabowo Bakal Sampaikan Langsung KEM-PPKF 2027 di DPR Besok, Dasco: Mungkin Ini Baru Pertama Kali
-
Media Turkiye Soroti Langkah Hukum Indonesia usai WNI Ditahan Israel di Global Sumud Flotilla