Suara.com - Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono meminta pendukungnya menjaga toleransi. Sebab Islam adalah agama yang toleran.
Hal itu disampaikan Agus saat menghadiri Istighosah Akbar yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Lembaga Dakwah di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (9/2/2017)
"Tapi jangan hanya kita yang menjaga toleransi dan tenggang rasa. Umat Islam adalah umat yang toleran, " ujar Agus dalam sambutannya kepada ribuan pendukungnya.
Dalam acara itu, anak pertama mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu menyindir tuduhan peghinaan ulama yang dilayangkan ke terdakwa kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Ahok dituduh menghina Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin ketika di persidangannya, Selasa (31/2/2017).
"Tentunya kita harus menjaga agar jangan sampai kita terus menerus disakiti. Jangan sampai ulama-ulama kita dilecehkan begitu saja, dipojokkan," kata dia.
Diujung kampanyenya, Agus meminta masyarakat pendukung, untuk mendoakan pasangan Agus-Sylvi terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta.
"Perjuangan belum berakhir jika umat Islam, khususnya pasangan nomor satu belum dinyatakan sebagai pemenang. Perjuangan ini bukan perjuangan kami berdua. Tapi perjuangan kita semua. Perjuangan umat Islam untuk mendapatkan perlakuan yang adil, mendapatkan kehormatan yang seharusnya didapatkan kita semua," paparnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
AS Dinilai Tak Realistis Soal Nuklir, Perdamaian dengan Iran Sulit Terwujud
-
China Kecam AS Sita Kapal Iran di Selat Hormuz, Peringatkan Risikonya
-
Israel Resmi Aneksasi Wilayah Tepi Barat Palestina
-
DPR Resmi Ketok Palu UU Perlindungan Saksi dan Korban, Ini 5 Poin Pentingnya
-
Diduga Nekat Haji Pakai Visa Kerja, 13 WNI 'Gigit Jari' Dicegah Imigrasi di Bandara Soetta
-
The Strokes Telanjangi Dosa Amerika Serikat, Kecam Agresi AS-Israel ke Iran
-
Bibit Bom Waktu Harga Pangan Bakal Meroket Imbas Perang AS - Iran Dimulai dari Sini
-
Gencatan Senjata AS-Iran Berakhir 22 April, Begini Analisis Pakar Hubungan Internasional
-
11 Ilmuwan Nuklir Tewas Misterius, DPR AS Bakal Periksa Kementerian Perang
-
Menteri PPPA Bongkar Data Mengejutkan Soal Ketimpangan Gender di Indonesia, Apa Saja?