Suara.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi mengingatkan masyarakat jangan pernah melupakan sejarah pembangunan Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Masjid ini dibangun dengan semangat kebersamaan dan persatuan. Masjid Istiqlal dirancang oleh arsitek nasrani bernama Friederich Silaban.
"Kita tidak boleh lupa visi, dan pemrakarsa masjid ini. Ketika memilih perancang Friederich , itu bukan pilihan yang tidak sengaja. Dengan kesadaran memilih seorang nasrani yang taat, diminta membangun masjid," ujar Muhadjir dalam sambutan peresmian Festival Milad Istiqlal ke 39 di Masjid Istiqlal, Rabu (22/2/2017)..
Dia mengatakan Presiden Sukarno mempercayakan rancangan Istiqlal digarap Silaban menandakan bahwa bangsa ini dibangun dengan semangat inklusif.
"Indonesia telah dibangun semangat inklusif. Indonesia telah dibangun dengan semangat inklusif. Bangunan masjid dibangun bukan oleh orang yang akan memanfaatkan secara resmi, tetapi dia ikut merancang," kata dia.
Itu sebabnya, Muhadjir mengajak masyarakat kembali meneladani semangat itu untuk menuju kebangkitan Islam yang moderat. Muhadjir berharap Istiqlal bisa menjadi simbol inklusifisme.
"Ketika negara terancam, semangat ruh Masjid Istiqlal kita bangkitkan kembali. Milad ini menjadi titik tolak Indonesia maju, kebangkitan Islam yang moderat. Istiqlal akan jadi simbol inklusifisme," kata mantan rektor Universitas Muhammadiyah, Malang.
Festival Milad Istiqlal menyelenggarakan pameran arsip arsitektur dan sejarah Masjid Istiqlal. Festival akan berlangsung selama lima hari, dari 22 Februari hingga 27 Februari 2017.
Pameran menampilkan arsip foto sejarah pembangunan masjid, arsip dokumen pembangunan masjid, foto peresmian, dan foto tamu-tamu negara yang datang ke Istiqlal serta kaligrafi.
Milad Istiqlal dibangun sebagai simbol kemerdekaan dan persatuan Indonesia. Peletakan batu pertama dilakukan Presiden Sukarno pada tanggal 24 Agustus 1961.
Masjid Istiqlal ini diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 22 Februari 1978 dan hari tersebut ditetapkan sebagai hari ulang tahun Masjid Istiqlal.
Pemilihan desain dilakukan melalui sayembara yang diikuti oleh 30 peserta. Rancangan Silaban dengan sandi ketuhanan dipilih sebagai pemenang.
Pemilihan lokasi Pembangunan Masjid Istiqlal bukan tanpa alasan. Sebagai inisiator lstiqlal, Sukarno memilih taman Wihelmina sebagai lokasi.
Letaknya di antara Gereja Katedral dan Gereja Immanuel yang melambangkan kebersamaan dan keberagaman. Itulah Indonesia, negara yang dibangun dengan dasar-dasar kemajemukan dan yang disatukan dengan Pancasila.
Berita Terkait
-
Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral
-
Apa Alasan Setiap Tamu Negara Diajak ke Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral Jakarta?
-
Si Loreng dan Wirabumi: Sapi Kurban Jumbo Prabowo-Gibran yang Curi Perhatian di Istiqlal
-
Megawati dan Gereja Katedral Ikut Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal
-
Banyak Nonmuslim Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan