Suara.com - Unit Reskrim Polsekta Banjarmasin Utara yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda Pol Arya Widjaya berhasil menggagalkan peredaran pil Zenith jenis Carnophen sebanyak 9.500 butir di kota setempat.
Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Anjar Wicaksana Sik di Banjarmasin, mengatakan ribuan pil Zenith itu gagal beredar berkat hasil penyelidikan anggota dan patroli di lapangan.
Dia mengatakan, selain menggagalkan peredaran pil Zenith, polisi juga berhasil menangkap pelakunya yang diketahui bernama Fitri Rahmad alias Iri (22) warga Jalan Hipia RT06 Kel. Barabai Darat, Kec. Barabai Kota, Kab. Hulu Sungai Tengah, Kalsel.
Untuk pelaku pengedar obat sediaan farmasi tanpa izin itu ditangkap pada Kamis siang, sekitar pukul 12.30 WITA, saat pelaku berada Jalan Jahri Saleh Komp. Pandam Arum Blok B RT15 Kel. Sungai Jingah, Kec. Banjarmasin Utara.
Terus dikatakannya, penangkapan pelaku berawal pada saat anggota Polsekta Banjarmasin Utara sedang melakukan patroli dan melihat seseorang yang dicurigai dengan membawa tas warna hitam yang diletakan di depan sepeda motor.
Kemudian anggota Polsekta melakukan pemeriksaan terhadap seseorang itu dan setelah dilakukan pemeriksaan ternyata isi dari dalam tas tersebut berupa obat jenis Carnophen produksi Zenith sebanyak 95 Box atau sama dengan 9.500 butir.
Atas temuan barang bukti tersebut akhirnya pelaku langsung digiring ke Polsekta setempat guna pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan sementara pelaku ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 197 UU No 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. [Antara]
Baca Juga: Lintasi Jalur Presiden, Penumpang Ojek Online Ditendang Polisi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara