Paguyuban Warung Tegal deklarasi mendukung pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat, Jumat (17/3/2017). [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Setelah Koperasi Warung Tegal DKI Jakarta menyatakan mendukung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di pilkada Jakarta putaran kedua, kini giliran Paguyuban Warung Tegal deklarasi mendukung pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat, Jumat (17/3/2017).
Acara deklarasi dilakukan dengan cara yang menarik. Mereka menggratiskan makan di tiga warteg di Jalan Bhakti Tanggul, Penjaringan, Jakarta, Jumat (17/3/2017), untuk warga.
Ketua Paguyuban Warteg Jakarta Nurul Hakim menilai Ahok dan Djarot sudah terbukti mampu memimpin Ibu Kota dengan baik. Kemudian, dia memberikan salah satu contoh hasil kerja petahana.
"Karena kami melihat kinerja Pak Ahok-Djarot sudah terbukti, contohnya di sini banjir tahunan sudah nggak banjir lagi. Makanya kami dukung kembali Ahok-Djarot," ujar Nurul.
Nurul menyebutkan anggota Paguyuban Warteg Jakarta berjumlah 100 pengusaha.
"Kami mencari pemimpin yang sudah terbukti kerja nyata, makanya kami pilih Ahok-Djarot," kata dia.
Terkait dengan makan gratis selama acara deklarasi siang hari ini, kata Nurul, hal tersebut tidak membuat pengusaha warteg mengalami kerugian. Mereka merasa itulah salah satu cara mereka turut berkontribusi.
"Ini bentuk partisipasi, jadi nggak ada istilah rugi. Lagian, kan cuma lima tahun sekali, makanya kami gratis hari ini, " kata Nurul seraya mengatakan omset tiap warteg tiap hari rata0rata Rp3 juta.
Djarot yang menghadiri acara deklarasi terlihat sumringah. Dia berkali-kali menyampaikan apreiasi kepada para pengusaha warteg.
"Pak Nurul beserta seluruh pedagang warteg terima kasih dukungan untuk memenangkan pasangan Basuki-Djarot," tutur Djarot.
Mantan Wali Kota Blitar mengagumi Paguyuban Warteg Jakarta yang sampai rela menyelenggarakan acara makan gratis demi mendukungnya.
"Ini ada program syukuran ada makan gratis kecil-kecil dari pak Nurul di warteg," kata Djarot.
Acara deklarasi dilakukan dengan cara yang menarik. Mereka menggratiskan makan di tiga warteg di Jalan Bhakti Tanggul, Penjaringan, Jakarta, Jumat (17/3/2017), untuk warga.
Ketua Paguyuban Warteg Jakarta Nurul Hakim menilai Ahok dan Djarot sudah terbukti mampu memimpin Ibu Kota dengan baik. Kemudian, dia memberikan salah satu contoh hasil kerja petahana.
"Karena kami melihat kinerja Pak Ahok-Djarot sudah terbukti, contohnya di sini banjir tahunan sudah nggak banjir lagi. Makanya kami dukung kembali Ahok-Djarot," ujar Nurul.
Nurul menyebutkan anggota Paguyuban Warteg Jakarta berjumlah 100 pengusaha.
"Kami mencari pemimpin yang sudah terbukti kerja nyata, makanya kami pilih Ahok-Djarot," kata dia.
Terkait dengan makan gratis selama acara deklarasi siang hari ini, kata Nurul, hal tersebut tidak membuat pengusaha warteg mengalami kerugian. Mereka merasa itulah salah satu cara mereka turut berkontribusi.
"Ini bentuk partisipasi, jadi nggak ada istilah rugi. Lagian, kan cuma lima tahun sekali, makanya kami gratis hari ini, " kata Nurul seraya mengatakan omset tiap warteg tiap hari rata0rata Rp3 juta.
Djarot yang menghadiri acara deklarasi terlihat sumringah. Dia berkali-kali menyampaikan apreiasi kepada para pengusaha warteg.
"Pak Nurul beserta seluruh pedagang warteg terima kasih dukungan untuk memenangkan pasangan Basuki-Djarot," tutur Djarot.
Mantan Wali Kota Blitar mengagumi Paguyuban Warteg Jakarta yang sampai rela menyelenggarakan acara makan gratis demi mendukungnya.
"Ini ada program syukuran ada makan gratis kecil-kecil dari pak Nurul di warteg," kata Djarot.
Komentar
Berita Terkait
-
Pancasakti Run 2026 Diikuti 5.000 Peserta, Ditargetkan Jadi 8.000 pada 2027
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Promo Tiket Bioskop CInepolis, Khusus Nasabah BRI
-
Bahlil di Musda Golkar Sumsel: Migas dan Batu Bara Jangan Terus Ditentukan dari Jakarta
-
Remaja 14 Tahun Jadi Aktor Pembunuhan Berencana, Jasad Korban Dibakar
-
Melihat Dunia Lagi Setelah Kornea Rusak, Ini Revolusi Teknologi Transplantasi Mata Modern
-
Dulu Hidup di Sepanjang Sungai Musi, Kini Tembang Batanghari Sembilan Terancam Hilang
-
Menko Djamari Bela Program Pemerintah, Sebut Ada Banyak Akun 'Potong Video' di Medsos
-
Mengenal Desa Kemiren: Menjaga Budaya Osing Bersama Desa Sejahtera Astra
-
Manfaat Rutin Baca Al Fatihah dan Puasa Weton Anak Menurut Ulama Gus Iqdam
-
Perkuat Ekosistem Keuangan Pertanian di Minahasa Selatan, BRI Komitmen Beri Dukungan
-
Tiga Ledakan Terdengar Beruntun, Ruko Penjual Pakan dan Pertamini Terbakar di Palembang