Pemerintah meminta Dewan Perwakilan Rakyat untuk segera menggelar uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta DPR menyelesaikan perkara ini sebelum tanggal 12 April.
"Daftar calon anggota KPU dan Bawaslu telah dikirimkan ke DPR. DPR yang akan fit and proper test. Jadwalnya sebelum tangga 12 April, pemerintah mengharapkan selesai karena tanggal 12 april harus ada pelantikan kembali anggota komisioner KPU-Bawaslu," kata Tjahjo dihubungi wartawan, Jakarta, Kamis (23/3/2017).
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini berharap Komisi II DPR RI bisa menjadwalkan pelaksanaan uji kelayakan dalam waktu dekat ini. Harapannya, uji kelayakan ini bisa selesai dalam waktu satu minggu.
"Yang saya pahami kinerja komisi II DPR tinggi maka seminggu sudah dapat selesai," kata dia.
Untuk diketahui, sejak Februari pemerintah sudah mengirimkan 14 nama calon komisioner KPU dan 10 nama calon komisioner Bawaslu. Nama-nama ini merupakan hasil seleksi tim seleksi yang diketuai Saldi Isra. Namun, hingga kini uji kelayakan komisioner KPU-Bawaslu belum dilakukan oleh DPR.
Berikut 14 nama calon komisioner KPU:
Amus Atkana
I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi
Ilham Saputra
Evi Novida Ginting Manik
Fery Kurnia Rizkiyansyah
Idha Budhiati
Wahyu Setiawan
Sri Budi Eko Wardani
Pramono Ubaid Tanthowi
Yessy Y. Momongan
Hasyim Asy'ari
Arief Budiman
Viryan
Sigit Pamungkas
Kemudian, beriku 10 nama calon komisioner Bawaslu:
Ratna Dewi Petalolo
Mohammad Najib
Abhan
Sri Wahyu Araningsih
Fritz Edward Siregar
Syafrida Rachmawati Rasahan
Mochammad Afifudin
Herwyn Jefier Hielsa Malonda
Abdullah
Rahmat Bagja
Baca Juga: Diduga Langgar Etik, Ketua KPU DKI Dilaporkan ke DKPP
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?