Suara.com - Calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengapresiasi program Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang sudah masuk hingga ke ranah pelajar tingkat sekolah menengah atas dan menengah kejuruan.
Pasangan Anies Baswedan, mengklaim program tersebut sinergi dengan OK-OCE (program One Kecamatan One Center for Entrepreunership) yang mereka usung.
"Menarik sekali ya, ada sebuah gerakan kewirausahaan yang harus dimulai sejak sedini mungkin, dan akan dimasukan ke dalam kurikulum pendidikan yaitu HIPMI goes to school," kata Sandiaga di Hotel The Ritz-Calton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (27/3/2017).
Mantan Ketua HIPMI berharap, program OK-OCE dan HIPMI goes to school dapat berjalan seiring untuk menumbuhkan jiwa-jiwa entrepreunership di kalangan anak muda.
"Kewirausahaan dan pertumbuhan yang menitik beratkan kepada pertumbuhan yang berkeadilan dan yang lebih merata di seluruh wilayah Indonesia, khususnya Jakarta bisa dilaksanakan," ujar Sandi.
Sebagai mantan Ketua HIPMI di tahun 2005 hingga 2008, Sandiaga merasa sangat bersyukur karena organisasi yang pernah ia pimpin itu ternyata telah berkontribusi banyak pada Indonesia.
"Tadi membahas fokus pembangunan harus memberikan pemerataan dan berkeadilan, memberi peluang kepada pelaku ekonomi baru, pengusaha dan UMKM," kata Sandiaga usai mengikuti acara Rapar Kerja Nasional HIPMI.
"UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang selama ini menjadi penyelamat ekonomi Indonesia tapi belum bisa jadi tulang punggung," kata Sandiaga.
Baca Juga: Lagi, Sandiaga Uno Minta Tidak Diperiksa Polisi Sebelum Pilkada
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu