Suara.com - Amerika Serikat kembali melakukan provokasi terhadap Republik Demokrasi Rakyat Korea—nama resmi Korea Utara.
Terbaru, seperti dilansir Telegraph.co.uk, Kamis (30/3/2017), Senator senior AS John McCain menghina pemimpin tertinggi Korut Kim Jong Un sebagai "bocah gendut yang gila".
Penghinaan tersebut dilontarkan mantan calon presiden AS dari Partai Republik itu, saat diwawancarai jurnalis MSNBC Greta van Susteren, Rabu (22/3).
"Korut kini dipimpin seorang 'bocah gendut yang gila' Greta. Dia tidak rasional, sama seperti Josep Stalin (pemimpin Uni Soviet yang berhasil mengalahkan Nazi Jerman)," tegas McCain.
Juru Bicara Menteri Luar Negeri Korut kepada kantor berita resmi KNCA menilai, penghinaan itu adalah bentuk provokasi yang bisa memicu peperangan kedua negara.
"Penghinaan itu bisa memicu peperangan, suatu hal yang biasa dilakukan rezim-rezim mereka terdahulu. AS sejak dulu memang suka menhina negara-negara yang ingin tetap merdeka, terlepas dari mata rantai perbudakan imperialisme mereka," tegas juru bicara tersebut.
Hubungan Korut-AS beberapa waktu kebelakang semakin memanas. Setidaknya, itu terjadi sejak Presiden AS Donald Trump menginginkan negaranya menjadi yang terunggul dalam persenjataan nuklir untuk menghadapi Korut. AS juga terus mengintensifkan latihan militer bersama Korea Selatan, yang dianggap Pyongyang sebagai bentuk provokasi perang.
Sebagai jawaban atas tantangan Trump, Korut beberapa waktu lalu melakukan uji coba sekaligus mendemonstrasikan kekuatan rudal antarbenua mereka.
Baca Juga: Banyak Desa di Indonesia Tak Miliki Fasilitas Pendidikan
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi
-
Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
-
PDIP Sebut 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Kalkulasinya
-
Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!
-
Wamensos Agus Jabo Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga