Suara.com - Sekretaris Jenderal Koordinator Nasional Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Kornas Fokal IMM), M Azrul Tanjung membeberkan serangkaian pertemuan yang diikuti salah satu tersangka dugaan pemufakatan makar, Zainudin Arsyad. Pertemuan tersebut, kata dia hanya untuk mengkritisi kepemimpinan Presiden Joko Widodo.
"Konteks yang dibahas itu adalah upaya-upaya bagaimana memperbaiki pemerintah. Mungkin ada bahasa-bahasanya yang agak keras, 'apakah pemerintah ini, bisa dipertahankan'. Pemerintah ini bisa dipertahankan itu kan ada mekanisme dan mekanismenya panjang tidak sesederhana yang dituduhkan kepada mereka," kata Azrul di Polda Metro Jaya, Selasa (4/4/2017).
Dia sendiri menyesalkan tindakan penangkapan dan penahanan yang dilakukan polisi terhadap Zainudin yang masih menempuh kuliah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
"(Hanya) mengkritisi. Cuma memang mereka melakukan dengan cara-cara yang mungkin menurut Polri diantisipasi," kata dia.
Menurutnya pertemuan yang dilakukan Zainudin juga dihadiri oleh perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa. Peran Zainudin, kata dia adalah petinggi BEM Muhammadiyah se-Asia Pacific. Namun tidak tidak merinci di mana lokasi pertemuan tersebut berlangsung.
"Dia (Zainudin) mantan Presiden Mahasiswa, dan juga Presiden BEM se-Asia-Pacific, tentu menjadi figur sentral. Itu normal, wajar lah," kata dia.
Namun, dia tidak mengetahui apakah ada tokoh atau petinggi Partai Politik yang ikut serta dalam pertemuan tersebut.
"Saya persisnya tidak tahu ya, tapi yang saya dengar itu, teman-teman BEM ya para aktivis lah, selebihnya saya belum tahu," kata Azrul.
Dia juga mengaku tidak mempermasalahkan bila gerakan dari kalangan mahasiswa ingin menduduki DPR RI bersamaan dengan aksi menuntut pencopotan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai gubernur Jakarta yang digalang beberapa ormas termasuk Forum Umat Islam pada Jumat (31/3/2017)
Baca Juga: Orang Ini Berani Jadi Jaminan Mahasiswa Tersangka Makar, Siapa?
"Kalau saya tidak mempersoalkan orang menduduki DPR/MPR," kata dia.
Azrul sendiri tidak menampik dirinya pernah terlibat dalam aksi 212 pada 2 Desember 2016 lalu. Dia juga memobilisasi massa untuk ikut aksi demo yang berlangsung di lapangan Monumen Nasional, Jakarta Pusat.
"(Aksi) 212 juga tidak ada masalah kok. Saya juga ngerekrut orang, keluarga, adik-kakak, teman-teman," kata dia.
Azrul Tanjung pun membantah pendanaan sebesar Rp3 miliar yang dikumpulkan untuk upaya pemufakatan makar, jelang aksi menuntut Jokowi untuk mencopot Ahok.
"Saya tidak yakin 100 persen. Saya yakin 100 persen tidak ada yang mendanai, apalagi Rp3 miliar," kata Azrul.
Menurutnya tidak mungkin apabila anggota IMM, Zainudin Arysad yang telah dijadikan tersangka makar ikut terlibat mengumpulkan dana yang mencapai miliar rupiah untuk melengserkan pemerintahan yang sah.
Tag
Berita Terkait
-
Orang Ini Berani Jadi Jaminan Mahasiswa Tersangka Makar, Siapa?
-
Diduga Biayai Upaya Makar, Polisi Serius Telisik Tommy Soeharto
-
4 Tahanan Makar Dibawa ke Polda, Sekjen FUI Tetap di Mako Brimob
-
Inilah Kronologis Rencana Makar Al-Khaththath Dkk Versi Polisi
-
Prabowo: Membela Hak Rakyat, Tak Berarti Makar
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek