News / Nasional
Selasa, 04 April 2017 | 15:19 WIB
Koordinator Nasional Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Kornas Fokal IMM) M Azrul Tanjung. (suara.com/Agung Shandy Lesmana)

"Kalau Rp3 miliar, mereka tidak usah cari-cari saya untuk makan siang. Kalau saya ke kantor, mereka tungguin saya tuh, minta nasi bungkus," kata dia.

Dia mengaku sangat mengetahui aktivitas yang dilakukan Zainudin yang merupakan kader IMM. Bahkan, Azrul kerap menawarkan kepada Zainudin dan kader IMM dalam soal makanan.

"Saya tidak yakin itu, saya tahu persis mereka makan apa kok. Saya tidak percaya. Mereka aja suka telepon saya kok, 'malam ini makan apa?" kata dia.

Dalam kasus dugaan pemufakatan makar, polisi telah menetapkan lima orang menjadi tersangka, di antaranya Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam Al Khaththath pada Jumat (31/3/2017). Khaththath ditangkap polisi di salah satu kamar di Hotel Kempinski, Jakarta Pusat, dini hari, menjelang aksi bertema Bela Al Quran 313 yang digalang Forum Umat Islam.

Polisi juga menyita uang tunai sebanyak Rp17 juta dari tangan Khaththath. Argo menduga uang tersebut berhubungan dengan aksi tersebut. Polisi menyebut aksi 313 baru ‘pemanasan’. Mereka sedang mempersiapkan aksi massa lebih besar usai pencoblosan pilkada Jakarta putaran kedua pada 19 April 2017.

Polisi masih melacak apakah dana Rp3 miliar sudah terkumpul atau belum. Polisi juga melacak siapa donatur untuk biaya aksi tersebut.

Tag

Load More