Suara.com - Halomoan Edwin Binsar mengaku sebelumnya belum pernah mendapatkan penghargaan dari cabang olahraga lari 800-1500 meter. Oleh karenanya dia pindah ke nomor lainnya yaitu lari gawang 400 meter yang membawanya meraih sukses.
Keputusan Halomoan untuk pindah ke salah satu nomor lari lainnya ternyata membawa sukses. Alhasil Halomoan berhasil memenangi beberapa kejuaraan setelah pindah ke nomor lari gawang 400 meter.
"Dua tahun saya lari 800-1500 meter, karena gak pernah menang jadi pindah," kata Halomoan di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (24/4/2017).
Beberapa kejuaraan yang dimenanginya adalah ASEAN Schools Games (ASG) di Chiang Mai, Thailand Juli 2016, kejuaraan atletik di Filipina pada Maret 2017, dan kejuaraan di Jakarta pada April 2017.
Memenangi beberapa kejuaraan membuatnya terus berusaha ingin mempertajam waktu yang telah ditempuhnya. Perjuangannya pun dianggap tidak sia-sia karena berhasil menang.
"Capek ini tidak sia-sia akhirnya menang penghargaan juga. Semoga nantinya bisa mempertajam waktunya juga," jelasnya.
Halomoan saat ini masih duduk di bangku kelas dua SMA. Setelah lulus nanti, pria asal Jawa Barat itu mengaku ingin menjadi seorang anggota TNI. "Kalau sudah lulus nanti saya mau jadi tentara," jelasnya.
Berita Terkait
-
Ortuseight Dorong Performa Atlet Lewat Inovasi Sepatu Hybrid dan Track Field
-
Berburu Petinju Masa Depan Indonesia, NEX Road to Champion Beri Proteksi Maksimal Bagi Fighter Muda
-
Ukir Sejarah Baru, Carlos Alcaraz Raih Penghargaan Laureus World Sportsman 2026
-
Surabaya Domino Tournament 2026 jadi Ajang Atlet Berebut Prestasi
-
Rahasia Performa Atlet Dunia: Mengulas Fitur Proaktif Samsung Galaxy Watch8
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar
-
Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court
-
8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir
-
Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun
-
Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi
-
Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat
-
Praka Rico Gugur Usai Dirawat, Korban Kedua TNI dalam Serangan ke Pos UNIFIL Lebanon
-
Bangun Iklim Kompetitif, Mendagri: Ajang Penghargaan Pemda Pacu Kinerja Kepala Daerah
-
Profil Praka Rico Pramudia, Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon
-
Circle Korupsi Sulit Dibongkar? Eks Penyidik KPK Ungkap Peran Loyalitas dan Skema Berlapis