Suara.com - Puluhan warga dari berbagai daerah mendatangi lokasi penemuan serbuk emas di Kelurahan Ulunggolaka, Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Selasa (25/4/2017).
Warga yang tiba di lokasi temuan emas itu berasal dari luar Kabupaten Kolaka, sehingga membuat pemerintah dan aparat setempat harus melakukan pengawasan.
"Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pemerintah dan aparat setempat harus melakukan pengawasan," kata Lurah Ulunggaloka, Anwar.
Menurutnya, sejak penemuan serbuk emas pekan lalu, wilayah konservasi itu mulai didatangi warga yang ingin mencoba peruntungan dengan melakukan pendulangan emas.
Bahkan, kata dia, ada warga yang memasang tenda dan bermalam di lokasi temuan emas itu sehingga harus dilakukan pengawasan ekstra ketat agar tidak terjadi perselisihan antarwarga.
"Kita juga melibatkan Babinsa untuk melakukan pengawasan di lokasi itu. Setiap warga yang masuk di lokasi itu harus menunjukkan kartu identitas diri," ungkap Anwar.
Sementara Ridwan, warga yang terkena “demam emas” mengakui sudah dua hari mencoba peruntungan di lokasi tersebut dengan membawa logistik secukupnya.
"Penemuan serbuk emas di Ulunggolaka ini diharapkan bisa membawa rezeki bagi keluarga," katanya.
Baca Juga: Peringati Isra Mikraj, Jokowi: Perbedaan Itu Anugerah Allah
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!
-
Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi
-
Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!
-
Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura
-
Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!
-
Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan
-
Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?
-
Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka
-
Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang
-
Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami