Suara.com - Kepolisian masih menyelidiki terbakarnya kapal KM Zevolution 9 Princes Debble di Kepulauan Seribu, Kamis (27/4/2017). Kapal yang membawa 22 penumpang itu diduga terbakar karena ledakan Genset kapal.
"Sementara ini, kapal terbakar karena genset yang meledak. Lalu api membesar dan membakar badan kapal," kata Kepala Seksi Tindak Ditpolair Polda Metro Jaya Komisaris Polisi Pandji Santoso, Kamis malam.
Pandji menambahkan pihaknya masih mendalami penyebab Genset kapal dapat menimbulkan api hingga terbakarnya kapal tersebut.
"Belum untuk penyebab awalnya. Masih dalam penyelidikan terbakarnya karena apa," ujar Pandji.
Sementara itu untuk proses evakuasi 22 penumpang kapal, Ditpolair Polda Metro Jaya menyiapkan 5 unit kapal dan juga dibantu oleh para nelayan yang berada di lokasi kapal terbakar tersebut.
"Jadi begitu mendengar (kabar kapal terbakar) semua meluncur dan penumpang kapal diselamatkan oleh 5 kapal patroli. Kami juga dibantu nelayan yang lewat di situ," ujar Pandji.
"Proses evakuasi dilakukan saat kapal patroli. Kan kami memang punya tempat-tempat untuk lakukan patroli," tambah Pandji.
Sementara itu untuk 22 penumpang kapal dinyatakan selamat tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Berkut ini nama-nama penumpang KM Zevolution 9 Princess Debble:
1.Shany Xin Meng
2.Jap Oni Najoan
3.Antoni
4.Bragi
5.Gumawan
6.Caojian
7.Inder
8.Charlige Tomasellk Topham
9.Rith Tear Tomaselli
10.Hadi Pranoto
11.Ljen Leizen
12.Cjang Sjeng Wei
13.Yano Jiafeng
14.Yin Xiang Yum
15.Sadiq Pasha
16.Nisjayh Ambrin
17.Johan
18.Brandon
19.Lei Yuxin
20.Rohman
21.H Enany Mastuko
22.Yohana
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Lolos dari Bandara Soetta, Sabu 4,8 Kg Kiriman dari Iran Disergap di Pamulang!
-
Mendagri Tito Bahas Persiapan Program Perumahan di Wilayah Perbatasan
-
Bisa Jadi Pintu Masuk HIV: 19 dari 20 Remaja Jakarta Terinfeksi Penyakit Menular Seksual
-
Begal Petugas Damkar Ditangkap di Hotel Pluit, Polisi: Masih Ada 4 Pelaku yang Buron!
-
Makar atau Kebebasan Berekspresi? Membedah Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani
-
Perintah Tegas Pramono ke Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral, Jalan Rusak Harus Cepat Ditangani!
-
Dipolisikan Faizal Assegaf ke Polda Metro, Jubir KPK Santai: Itu Hak Konstitusi, Kami Hormati
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global
-
Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko