Suara.com - Kashira Uozumi (25), tersangka dalam kasus pemukulan terhadap jurnalis NET TV, Haritz Ardiansyah sempat ditahan oleh Kepolisian Resor Jakarta Selatan, kini telah menghirup udara segar. Lantaran polisi menangguhkan penahanan Kashira tersebut.
"Iya ditangguhkan penahanannya. Itu sudah seminggu yang lalu ya," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polisi Resor Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi, Budi Hermanto, kepada Suara.com, Kamis (4/5/2017).
Polisi memberikan alasan penangguhan penahanan yang diminta oleh pihak keluarga Kashira tersebut. Menurutnya keluarga berjanji akan kooperatif dalam perkara kasus tersebut.
"Permohonan keluarga (Kashira) melakukan penangguhan ya, kami tangguhkan. Ya tersangka tidak melarikan diri, tidak menghilangkan barang bukti. Tapi perkara tetap berjalan terus," ujar Budi.
Sementara itu, Budi bila adanya kesepakatan damai yang dilakukan pihak keluarga Kashira dan korban pemukulan Haritz, perkara penyidikan dapat dihentikan kepolisian.
"Ya untuk itu, kalau damai ya bisa dicabut laporan. Dihentikan penyidikannya. Kalau nggak damai lanjut ke pengadilan," ujar Budi.
Sebelumnya Haritz, mendapatkan tindakan kekerasan oleh Kashira saat liputan banjir di wilayah Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (12/4/2017). Semula, Haritz melihat ada sebuah mobil jenis Mini Cooper sedang mogok di sekitar wilayah yang tergenang banjir. Namun rupanya, pemilik mobil yang kini sudah dijadikan tersangka, Kashira Uozumi, tak terima mobil yang ditumpanginya yang sedang mogok diambil gambarnya.
Korban sebenarnya sudah meminta maaf kepada tersangka. Namun, tersangka tetap tidak mau menerima permintaan maaf korban. Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 351 tentang penganiayaan dengan hukuman maksimal lima tahun penjara.
Kashira Uozumi ditangkap di kawasan Kemang, Jakarta Selatan pada Rabu (12/3/3017) sekitar pukul 19.00 WIB. Sebelum ditangkap Kashira meminta maaf melalui akun Instagram, @Kashira_Uzi. Kashira menyesal dengan perbuatannya. Dia minta dipertemukan dengan Haritz.
Baca Juga: Polisi Jelaskan Kronologi Kashira Ludahi Jurnalis NET TV
Berita Terkait
-
AJI: Kini Kelompok Intoleran Ikut Lakukan Kekerasan Pada Jurnalis
-
Polisi Jelaskan Kronologi Kashira Ludahi Jurnalis NET TV
-
Polisi Periksa Pemilik Mini Cooper yang Dipakai Kashira Uzi
-
Ludahi Jurnalis dan Minta Maaf, Kashira Tetap Terancam Penjara
-
Anak Tajir yang Ludahi Jurnalis NET TV Ternyata Pakai Narkoba!
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
Geger SMA di Jaktim, Guru Diduga Lecehkan Banyak Siswi, Korban Lain Buka Suara
-
Bocah SD Tewas Tertabrak Kereta di Parung Panjang, Terlempar hingga 30 Meter Saat Pulang Sekolah
-
Diperikaa Kamis Lusa, Kubu Roy Suryo Cs Siapkan Mantan Wakapolri Oegroseno Jadi Ahli Meringankan
-
Diperiksa Polda Metro, Eks Ketua KIP DKI Jadi Saksi Meringankan Roy Suryo Cs di Kasus Ijazah Jokowi
-
Kemensos Beri Santunan untuk Keluarga Marinir Korban Longsor Cisarua
-
Indeks Keselamatan Jurnalis 2025: Swasensor dan Narasumber yang Diam Jadi Tantangan Baru
-
Tok! DPR Sahkan 8 Anggota Baznas RI Periode 2025-2030 dalam Rapat Paripurna, Ada Nama Eks Wamenag
-
DPR Gelar Rapat Paripurna ke-13 Hari Ini, Ada Tiga Surat Dari Presiden Dibacakan
-
Tanah Bergerak di Tegal Disebut Bakal Berulang, Pakar Geologi UGM: Tak Layak Huni, Cari Lokasi Baru!
-
3 Jam Bareng 22 Pengusaha APINDO di Hambalang, Prabowo Tekankan Penciptaan Lapangan Kerja