GNPF MUI aksi [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Usai salat Jumat di Masjid Istiqlal, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI Bachtiar Nasir mengajak massa untuk melakukan aksi ke Mahkamah Agung dengan cara damai.
"Tetaplah menjaga kebersihan. Semangat kita masih ada di spirit 212 (aksi 2 Desember 2016) tidak boleh ada satu ranting pun yang patah, siap? Siap jaga keamanan? Dengan hati yang damai pikiran yang damai, akhlak yang damai orasi yang damai insya Allah Indonesia akan diberikan kekuatan oleh Allah SWT," kata Nasir.
Nasir menegaskan aksi siang ini bertujuan agar majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara memvonis Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan hukuman maksimal.
"Kami hanya memohon keadilan, Ya Allah berikan kekuatan dan keadilan kepada penegak hukum dan hakim-hakim kami," ujar Bachtiar.
"Tetaplah menjaga kebersihan. Semangat kita masih ada di spirit 212 (aksi 2 Desember 2016) tidak boleh ada satu ranting pun yang patah, siap? Siap jaga keamanan? Dengan hati yang damai pikiran yang damai, akhlak yang damai orasi yang damai insya Allah Indonesia akan diberikan kekuatan oleh Allah SWT," kata Nasir.
Nasir menegaskan aksi siang ini bertujuan agar majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara memvonis Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan hukuman maksimal.
"Kami hanya memohon keadilan, Ya Allah berikan kekuatan dan keadilan kepada penegak hukum dan hakim-hakim kami," ujar Bachtiar.
Bachtiar juga meminta pendukung untuk menghormati apapun yang diputuskan majelis hakim dalam sidang Selasa (9/5/2017) nanti.
"Orang bilang hakim adalah wakil Tuhan di bumi, apapun yang diputuskan hakim nanti itulah takdir Allah SWT, bisa jadi sesuatu itu baik buat kita tapi ternyata tidak baik menurut Allah SWT. Bisa jadi juga sesuatu itu tidak baik buat kita tapi baik menurut Allah. Siap menerima keputusan hakim setelah ini? Yang menyenangkan ataupun mengecewakan, siap?" kata dia.
Setelah Nasir selesai orasi, massa long march ke gedung Mahkamah Agung. Mereka tiba di sana sekitar pukul 13.20 WIB.
Di depan gedung MA, massa yang digalang GNPF diajak untuk menyanyikan lagu kebangsaan.
"Mari semua jamaah, kita nyanyikan lagu kebangsaan Negara kita Indonesia raya," ujar orator.
Di sekitar depan gedung MA, dijaga ketat aparat keamanan. Pagar kawat berduri dibentangkan di sana. [Welly Hidayat]
Komentar
Berita Terkait
-
Viral Dinilai Hina Gereja di Inggris, Dokter Kecantikan Anggi Aprilyani Dilaporkan ke Polda Metro
-
Tanggapi Isu Penistaan Agama yang Serang JK, Sudirman Said: Saksi Hidup Beliau Terlalu Banyak
-
Viral Lafaz Allah di Tokong, Polisi Tangkap Pemilik Toko Bangunan
-
Soroti Laporan Terhadap JK, KAHMI Khawatir Sudah Jadi 'Mainan Politik'
-
Pemuda Katolik Soroti Klarifikasi JK, Dinilai Perlu Lebih Efektif dan Tak Perlu Berulang
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Meski Tampil Singkat, Mariano Peralta Ungkap Kesan Debut di Persib Bandung
-
BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan
-
Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru
-
Ratusan Ribu USD Disita dari Bandung dan Tangerang Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin
-
Perbedaan Eye Serum dan Eye Cream, Mana yang Lebih Bagus?
-
SMGR Hidupkan Lagi Semen Kujang, Bidik Kuasai Pasar Jawa Barat
-
Pemerintah Buka Peluang Perpanjang Penempatan Dana SAL, BRI Sambut Positif
-
Polrestabes Bandung Sita 176.970 Butir Obat Keras Ilegal, 68 Tersangka Ditangkap
-
Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif
-
Gugat Praperadilan, Tim Hukum Febrie Adriansyah Soroti Cacat Prosedur dan Dobel Penetapan Tersangka