Suara.com - Polisi menemukan proyektil dalam kasus penembakan di rumah Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini, Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. Proyektil ditemukan di dalam saku jaket keponakan Jazuli, Syarifudin, pada Sabtu (6/5/2017).
"Kami temukannya di jaket keponakannya saat olah TKP Sabtu," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono, Senin (8/5/2017).
Dia menerangkan saat peristiwa terjadi, Syarifudin sedang berada di rumah Jazuli. Argo menduga proyektil masuk ke dalam saku jaket Syarifudin saat dia membersihkan pecahan kaca bekas tembakan yang jatuh ke kasurnya.
"Jadi yang bersangkutan itu yang pertama kali menemukan bahwa kaca rumah pecah. Saat itu dia pulang kuliah malam, melihat kaca berserakan di atas kasur dia bersihkan dengan mengibaskan sarung yang ada di kasur, kebetulan posisi jaketnya berada dekat situ, jadi mungkin proyektilnya masuk," kata Argo.
Kasus penembakan terjadi pada Rabu (3/5/2017) malam sekitar pukul 21.00 WIB.
"Rumah saya ditembak orang dari arah samping Selatan. Tepatnya mengenai jendela kamar anak saya nomor 2. Tapi alhamdulillah kamar dalam keadaan kosong saat kejadian sehingga tidak ada korban," kata Jazuli saat dihubungi Suara.com, Jakarta, Kamis (4/5/2017).
Dia tidak mau menduga-duga soal motif dari penembakan ini. Anggota Komisi I DPR ini pun menyerahkan seluruh proses hukumnya kepada aparat kepolisian.
"Sudah ditangani aparat kepolisian. Saya tidak mau menduga-duga motifnya. Saya percayakan kepada pihak kepolisian untuk menyelidiki, mengungkap pelaku, dan motifnya," ujarnya.
Dia pun memohon doa agar kasus ini bisa selesai. "Kita harap semua pihak untuk tenang, jangan ada yang terprovokasi karena bisa jadi ini dilakukan oleh orang yang ingin memancing di air keruh," tutur Jazuli.
Tag
Berita Terkait
-
Konsisten Bela Palestina lewat Parlemen, Jazuli Juwaini Diganjar KWP Award 2026
-
DPR: Larangan Salat Idulfitri di Masjid Al-Aqsa Bentuk Nyata Pelanggaran Hukum Internasional
-
Oknum TNI AL Diduga Bunuh Jurnalis di Kalsel, Legislator PKS Desak PTDH
-
Jagoannya Keok di Pilkada Depok, PKS Beri Respons Begini
-
Ketua Fraksi PKS: Penegak Hukum Harus Konsisten Berantas Judol Siapapun Aktornya
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN