Suara.com - Banyak pejabat di Kaledonia Baru (New Caledonia) sebuah koloni Perancis di lautan Pasifik, merupakan keturunan orang Jawa yang datang sebagai Kuli pada tahun 1898 akibat jual beli perbudakan antara penjajah Belanda dengan Perancis.
"Keturunan Indonesia di Kaledonia Baru saat ini hidup sejahtera dan banyak yang berkarir di berbagai sektor mulai dari pemerintahan, militer, hingga swasta. Keturunan Indonesia yang menjabat posisi penting di antaranya Rusmaeni Sanmohamat (Anggota Kongres Kaledonia), " kata Widyarka Ryananta, mantan Konjen RI di Kaledonia Baru, di Jakarta, Minggu.
Selain itu, Baru dari Partai Les Republicains - partai loyalis Prancis), Yannick Slamet (Wakil Gubernur Provinsi Utara dari Partai PALIKA - partai pro-kemerdekaan), Corine Voisin (Walikota La Foa dari Partai CE- Caledonie Ensemble - partai loyalis Prancis) dan Walikota Bourail, Brigitte El Arbi, kata Widyarka, penulis buku "Jejak Orang Jawa di New Caledonia".
Menurut dia, dari catatan ISEE, Badan Statistik New Caledonia, terdapat sekitar 7.000 orang keturunan Indonesia berkewarganegaraan Prancis, meskipun yang masih mengaku sebagai keturunan Indonesia hanya sekitar 3,851 orang. Sementara sisanya mengaku sebagai orang Kaledonia.
Isi buku tersebut, selain sejarah kedatangan orang Jawa di New Caledonia dan serpihan upaya pelestarian adat-budaya Jawa, juga berbagai prestasi keturunan orang Jawa/Indonesia di sana. Ada catatan kedatangan Sri Sultan Hamengku Bowono X, serta beberapa peristiwa terkait dengan hubungan Indonesia dengan Kaledonia Baru, kata Widyarka.
Kaledonia Baru merupakan kepulauan di sebelah timur Benua Australia, sebelah selatan Samudera Pasifik, atau sekitar 3 jam perjalanan udara dari Sydney.
Sejarah keberadaan bangsa Indonesia di wilayah Prancis yang berada di Pasifik Selatan ini, diawali dengan penetapan peraturan "Koeli Ordonantie" tahun 1880, yang salah satunya menjamin ketersediaan tenaga kerja untuk perkebunan Belanda di wilayah jajahannya.
Prancis, yang menduduki New Caledonia, kemudian meminta tenaga kerja dari Pulau Jawa, untuk dipekerjakan di perkebunan kopi dan pertambangan nikel New Caledonia. Tepat tanggal 16 Februari 1896, sekitar 170 orang pekerja asal Jawa tiba di Teluk Orphelinat, Noumea, New Caledonia.
Tanggal tersebut menjadi peristiwa penting yang diperingati sebagai hari kedatangan pertama kali leluhur dari Jawa ke New Caledonia.
"Pada tahun 1996 saat merayakan peringatan ke 100 tahun, diaspora Indonesia membangun tugu peringatan di lokasi yang dipercaya menjadi tempat berlabuhnya orang Jawa di New Caledonia," ungkap Widyarka. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Di Sidang Praperadilan Yaqut, Ahli Sebut Dana Haji Bukan Keuangan Negara
-
ABK Fandi Ramadhan Divonis 5 Tahun, Batal Dihukum Mati oleh Hakim
-
Lawan 'Pasal Karet' KUHP Baru, Delpedro Marhaen Gugat Aturan Berita Bohong dan Penghasutan ke MK
-
Diundang Bukber di Istana, Akankah Ulama dan Prabowo Bahas Eskalasi Konflik Timur Tengah?
-
Resmi! YouTuber Bigmo dan Resbob Tersangka Kasus Fitnah Azizah Salsha
-
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Ngaku Tak Paham Birokrasi, Begini Respons Golkar
-
BPOM Temukan Mi Kuning Berformalin di Takjil, Pedagang Jangan Gunakan Pengawet dan Pewarna Berbahaya
-
Ahli di Sidang Gus Yaqut: Sprindik KPK Keliru karena Campur Aduk KUHP Lama dan Baru
-
Tak Bisa Lagi Sembarangan, RUU PPRT Bakal Atur Perusahaan Berbadan Hukum yang Boleh Salurkan PRT
-
Kejagung Periksa Kasi Intel Bea Cukai Aceh Terkait Dugaan Korupsi Ekspor POME