Terdakwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjalani sidang vonis perkara dugaan penistaan agama di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, di aula Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (9/5).
Bagaimana kabar gubernur nonaktif Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di tahanan Markas Korps Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, sekarang?
Pengacara Ahok, I Wayan Sudiarta, mengatakan Ahok dalam keadaan sehat. Bahkan, kata dia, kesehatan Ahok makin prima karena di tahanan dia bisa lebih fokus untuk melakukan berbagai kegiatan yang menjadi hobinya.
"Selain membaca, berdoa, menulis sekarang (Ahok) malah lebih teratur olahraga. Bagus dia (badannya), malah olahraga bisa satu hari kurang lebih tiga jam, pagi sore olahraga," ujar Wayan kepada Suara.com, Senin (22/5/2017).
Pengacara Ahok, I Wayan Sudiarta, mengatakan Ahok dalam keadaan sehat. Bahkan, kata dia, kesehatan Ahok makin prima karena di tahanan dia bisa lebih fokus untuk melakukan berbagai kegiatan yang menjadi hobinya.
"Selain membaca, berdoa, menulis sekarang (Ahok) malah lebih teratur olahraga. Bagus dia (badannya), malah olahraga bisa satu hari kurang lebih tiga jam, pagi sore olahraga," ujar Wayan kepada Suara.com, Senin (22/5/2017).
Wayan mengatakan setelah Ahok tidak aktif menjadi gubernur, dia punya banyak waktu, khususnya untuk kegiatan kebugaran tubuh.
"Karena kesibukanya nggak sepadat dulu, kan jadi bisa jaga kesehatan sekarang," katanya.
Ahok sudah 12 hari mendekam di tahanan Mako Brimob.
Dia ditahan setelah divonis bersalam dalam kasus penistaan agama oleh majelis Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada Selasa (9/5/2017).
Ahok divonis penjara selama 12 tahun. Tapi, dia banding, kemudian disusul mengajukan permohonan penangguhan penahanan. Tapi, pengadilan belum memutuskan apakah permohonannya dikabulkan atau tidak.
Pemerintahan Jakarta sekarang ditangani pelaksana tugas gubernur Djarot Saiful Hidayat. Kendati demikian, Djarot tetap berkoordinasi dengan Ahok.
"Rutin, kalau ada yang penting selalu kami sampaikan. Karena ingat lho, pada saat saya menerima tugas dari kemendagri (Kementerian Dalam Negeri) saya harus tetap berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Pak Ahok," ujar Djarot di Balai Kota, Jakarta, Rabu (17/5/2017).
Beberapa waktu lalu, Djarot telah melaporkan rencana penyelenggaraan acara Konser Kebangkitan Nasional yang akan dilaksanakan pada Selasa 20 Mei. Semula, acara akan dilakukan di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Kalijodo, Jakarta Utara. Tapi, kemudian dipindah ke Taman Waduk Pluit, Jakarta Utara.
Untuk pengambilan keputusan, Ahok sudah menyerahkan sepenuhnya kepada Djarot.
"Beliau percaya betul sama kita. Jadi apa pun yang saya kerjakan beliau pasti setuju," kata Djarot.
Sebelum itu, Djarot ketemu Ahok pada Selasa (16/5/2017). Djarot bersama Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah, Bupati Kepulauan Seribu Budi Utomo, dan lima wali kota di Jakarta membesuk Ahok di Mako Brimob.
Komentar
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas
-
Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman
-
Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma
-
KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan
-
Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang
-
Siapa 0,07 Persen Rakyat Korea Utara Pemberani yang Tolak Kim Jong Un?
-
Rudal Iran Tembus Kota Nuklir Dimona, Pertahanan Udara Israel Makin Dipertanyakan
-
Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243
-
Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran
-
MRT Berlakukan Tarif Rp243 Bagi Pelanggan Khusus Hari Ini, Berikut Persyaratannya