Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono, memberikan keterangan pers terkait penetapan Firza Husein sebagai tersangka kasus chat mesum, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (16/5/2017). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Kasus dugaan pornografi yang dituduhkan kepada Habib Rizieq Shihab dan Firza Husein berawal dari postingan situs baladacintarizieq.com pada tanggal 29 Januari 2017 berupa foto screenshot percakapan aplikasi WhatsApp yang mengandung pornografi, dan foto-foto diduga Firza tanpa busana.
Baik pihak Rizieq maupun Firza -- keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka -- menolak dengan tegas tuduhan tersebut. Pengacara Rizieq menduga polisi memaksakan kasus tersebut, karena orang yang pertamakali menyebarkan konten melalui internet belum berhasil diungkap polisi.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan penyidik masih menelusuri pemilik situs baladacintarizieq.com.
"Sedang kami dalami, sedang kami lidik. Sampai sekarang kami masih berupaya dan bekerja keras untuk mencari siapa sebenarnya yang mengupload itu," kata Argo di Polda Metro Jaya, Senin (5/6/2017).
Dia mengakui polisi kesulitan melacak pemilik situs karena menggunakan anonymous.
"Ya namanya berubah-ubah, namanya palsu semua bagaimana ya, kami juga bukan Superman iya toh, gitu. Kami pelan-pelan," kata dia
Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Wahyu Hadiningrat mengatakan server situs tersebut berada di luar negeri.
"Servernya di luar negeri. (Penyebar konten diduga) anonymous," kata Wahyu di Polda Metro Jaya, Rabu (24/5/2017).
Wahyu belum bisa membeberkan lokasi server situs kontroversial yang kini telah ditutup. Penyidik, katanya, masih melakukan identifikasi alamat negara asal server.
"IP address belum dapat karena servernya di luar negeri," kata dia.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan penyidik masih menelusuri pemilik situs baladacintarizieq.com.
"Sedang kami dalami, sedang kami lidik. Sampai sekarang kami masih berupaya dan bekerja keras untuk mencari siapa sebenarnya yang mengupload itu," kata Argo di Polda Metro Jaya, Senin (5/6/2017).
Dia mengakui polisi kesulitan melacak pemilik situs karena menggunakan anonymous.
"Ya namanya berubah-ubah, namanya palsu semua bagaimana ya, kami juga bukan Superman iya toh, gitu. Kami pelan-pelan," kata dia
Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Wahyu Hadiningrat mengatakan server situs tersebut berada di luar negeri.
"Servernya di luar negeri. (Penyebar konten diduga) anonymous," kata Wahyu di Polda Metro Jaya, Rabu (24/5/2017).
Wahyu belum bisa membeberkan lokasi server situs kontroversial yang kini telah ditutup. Penyidik, katanya, masih melakukan identifikasi alamat negara asal server.
"IP address belum dapat karena servernya di luar negeri," kata dia.
Komentar
Berita Terkait
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi
-
Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing
-
Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!
-
Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial
-
Mahfud MD: KPRP Rekomendasikan Rangkap Jabatan Polri Dibatasi Lewat UU ASN
-
Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor