Suara.com - Gubernur Maluku Said Assagaff menyatakan akan melarang para siswa membawa telepon genggam alias ponsel (HP) ke sekolah agar tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar.
"Para siswa berkewajiban untuk belajar, jadi harus konsentrasi kepada pelajaran, sehingga HP harus dilarang dibawa ke sekolah," katanya, di Ambon, Senin (5/6/2017).
Pernyataan Gubernur Maluku itu disampaikan saat berdialog dengan pelajar pemenang olimpiade sains pada penutupan Dies Natalis ke-10 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alama (IPA) Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon.
Dia mencontohkan, saat guru sedang mengajar ternyata ada bunyi atau getaran tanda pesan singkat (SMS) dari HP, akhirnya mengganggu konsentrasi.
"Jika kondisi begitu, maka bagaimana guru bisa mengajar dengan baik. Sebaliknya para siswa menekuni proses belajar mengajar dengan tekun, dampaknya terhadap upaya mengorbitkan generasi muda Maluku yang cerdas," ujar Said.
Gubernur meminta Karo Hukum Setda Maluku Henri Morton untuk membuat rancangan peraturan gubernur (rapergub) yang melarang pelajar membawa HP ke Sekolah.
"Kalau pun terpaksa para pelajar membawa HP ke sekolah, harus dititipkan ke kantor kepala sekolah. Nantinya, setelah pulang sekolah barulah diambil," kata Gubernur pula.
Said mengemukakan, langkah ini ditempuh agar para pelajar bisa mengikuti pelajaran dengan baik, dengan menyerap materi yang diajarkan guru.
"Saya meminta perhatian para guru terkait langkah ini dengan menyosialisasikannya kepada orang tua siswa," ujarnya lagi.
Baca Juga: Ini Akibatnya Sering Gunakan Ponsel Sebelum Tidur
Said menambahkan, selama ini para siswa kebanyakan membawa HP ke sekolah, bukan hanya di kalangan pelajar SMA maupun SMP. Menurutnya, kenyataannya siswa SD juga sudah banyak yang melakukannya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara