Suara.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan jika penyidik telah memulangkan LB, teman sekolah korban persekusi PMA (15). LB menjalani pemeriksaan usai diamankan, Senin (5/6/2017) malam.
Menurut Argo, pemeriksaan LB dilakukan lantaran dianggap mengetahui soal postingan yang diunggah PMA melalui media sosial, Facebook. Postingan PMA pernah diprotes LB lantaran dianggap telah menghina pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Shihab.
"Tadi malam kami sudah memeriksa lawan chattingnya di FB berinisial LB. Itu tadi malam sudah diperiksa dan sudah kami pulangkan," kata Argo di Polda Metro Jaya, Selasa (6/6/2017).
Namun, Argo enggan menjelaskan materi pemeriksaan yang dilayangkan penyidik terhadap LB. Dia hanya menyampaikan saat menjalani pemeriksaan, LB juga didampingi orangtuanya.
"Yang bersangkutan (LB) dengan ibunya ada di sini (saat diperiksa)," katanya.
PMA menjadi korban persekusi setelah memposting tulisan yang dianggap menghina Rizieq Shihab. Dari postingan itu, rumah kontrakan orangtua PMA di kawasan Cipinang, Jakarta Timur digeruduk sekelompok ormas tertentu. PMA diduga dianiaya saat diminta membuat surat pernyataan sebagai bentuk pertanggungjawaban lantaran dianggap telah menyinggung Rizieq Shihab.
Polisi kemudian menangkap anggota FPI bernama Abdul Majid dan seorang warga bernama Mat Husin alias Ucin lantaran terekam video aksi persekusi yang viral di media sosial. Keduanya juga telah ditetapkan sebagai tersangka
Dalam kasus ini, kedua tersangka dikenakan Pasal 80 ayat 1 Juncto Pasal 76C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2015 tentang Perlindungan Anak. Polisi juga menjerat keduanya dengan Pasal 170 KUHP tentang Penganiayaan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis