Suara.com - Hasil survei Lembaga Survei Saiful Mujani Research and Consulting menunjukkan 58 persen responden merasa cukup puas dengan kinerja Presiden Joko Widodo. Kemudian 29 persen menyatakan sangat puas, 2 persen menjawab tidak puas, dan 2 persen tidak tahu.
"Penilaian masyarakat atas kinerja Presiden Jokowi baik. Masyarakat nasional umumnya puas dengan kinerja presiden dan tidak mengalami perubahan sebelum dan sesudah pilkada DKI Jakarta," ujar peneliti SMRC Djayadi Hanan dalam jumpa pers di kantor SMRC, Jalan Cisadane, Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (8/6/2017)
Responden juga ditanyakan tentang keyakinan mereka atas kemampuan Jokowi dalam memimpin.
Sebanyak 57 persen masyarakat yakin dengan kemampuan Jokowi dalam memimpin, 23 persen merasa kurang yakin, 11 persen menjawab sangat yakin, 2 persen menjawab tidak yakin sama sekali dan 6 menjawab tidak tahu.
"Massa juga umumnya yakin atas kemampuan Jokowi memimpin. Keyakinan ini tidak mengalami perubahan berarti dalam enam bulan terakhir," kata Djayadi
Ia menambahkan bahwa hasil survei juga melihat secara keseluruhan masyarakat masih percaya dengan kepemimpinan Jokowi, meski ada isu keterlibatan Jokowi pilkada.
"Secara umum tidak terlihat efek pilkada DKI pada presiden di tingkat massa nasional," kata dia.
Survei dilakukan secara nasional pada 14 sampai 20 Mei 2017 dengan responden valid sebanyak 1.350 atau 90 persen dari total sampai awal sebesar 1.500 orang.
Metode survei yang dipakai multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 2,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Tag
Berita Terkait
-
Beda Kelas dengan Eggi Sudjana, Zulkifli Sebut Manuver Rismon Murni Skenario Tingkat Tinggi
-
Refly Harun Soroti Permohonan RJ Rismon di Kasus Ijazah Jokowi: Kehendak Bebas atau Ada Tekanan?
-
Momen Tiga Presiden Bersatu di Istana, Bahas Stabilitas dan Isu Global
-
Prabowo Undang Mantan Presiden dan Wapres ke Istana Malam Ini, Jokowi Hadir
-
Misteri di Balik Jas Hitam Jokowi di India: Bawa Jas, Kenapa Tangan Kiri Tertutup?
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras
-
PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader
-
Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI
-
Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'
-
Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu
-
Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden
-
Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris
-
Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!
-
Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat