Suara.com - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di area peristirahatan km 39 tol Jakarta-Cikampek, kembali dipadati antrian kendaraan yang akan mengisi bahan bakar.
Antrian mulai terlihat di jalur masuk rest area sejak pukul 05.30 WIB dan didominasi kendaraan kecil serta minibus.
"Antrian seperti ini sebenarnya sudah dua hari pak. Tapi paling padat tadi malam, sekitar jam satu sampai tiga (dini hari)," kata salah satu petugas SPBU rest area km 39, Arief, Jumat (23/6/2017).
Ia memperkirakan, antrian kendaraan yang masuk ke rest area km 39 masih akan berlangsung hingga besok, mengingat masih sedikitnya SPBU di ruas tol Cikampek-Palimanan (Cipali) sehingga banyak pengendara yang mengisi di rest area km 39 atau 57.
Pada SPBU km 39, mayoritas kendaraan mengantri di baris pengisian bahan bakar Premium dan Pertamax, sementara baris pengisian BBM jenis Pertalite dan Solar terlihat sepi.
Selain itu, juga terlihat banyak pengendara yang memutuskan berhenti untuk beristirahat atau mandi di WC umum maupun masjid hingga menyebabkan antrian.
Sebelumnya, PT Jasa Marga Jakarta-Cikampek Cabang Bekasi, Jawa Barat, menyampaikan pada pada H-4 Lebaran kendaraan yang melintasi Tol Jakarta-Cikampek meningkat 49 persen dibanding hari biasa, atau mencapai 116 ribu kendaraan sedangkan pada hari-hari normal hanya sekitar 77 ribu kendaraan.
"Peningkatan volume itu mulai terjadi pada malam hari sekitar pukul 20.00 - 00.00 WIB," kata Humas Jasa Marga Jakarta-Cikampek Cabang Bekasi Handoyo.
Menurut dia, pada H-3 diprediksi jumlah kendaraan yang masuk Gerbang Tol Cikarang Utama sekitar 120.000 kendaraan. [Antara]
Baca Juga: Antrean Kendaraan Menuju Puncak Capai 14 Kilometer
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite
-
Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan
-
Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan
-
Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM