Suara.com - Basuki Tjahaja Purnama genap berusia 51 tahun pada hari ini, Kamis (29/6/2017). Sayangnya, ulang tahun mantan gubernur DKI Jakarta itu datang di saat ia berstatus tahanan negara terkait kasus penodaan agama Islam.
Lelaki yang akrab disapa Ahok itu sempat diboyong ke Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta Timur. Suami Veronica Tan itu tak sampai 24 jam berada di sana.
Namun, karena alasan keamanan, Ahok dipindahkan ke penjara Markas Komando Brigade Mobil (Mako Brimob) Depok, Jawa Barat, pada Rabu, 10 Mei 2017 pukul 01:00 WIB.
Meskipun berstatus tahanan, karisma Ahok belum pudar di mata para pendukungnya. Ia telah menyandang citra sebagai tokoh anti korupsi dan berhasil mengubah wajah Jakarta menjadi jauh lebih baik.
Pengusaha perhiasan dan filantropi Wanda Ponika termasuk yang mengagumi sosok lelaki kelahiran Gantung, Belitung Timur itu.
Wanda membuat untaian kata-kata puisi sebagai kado spesial untuk Ahok. Pada hari ini, puisi berjudul "Selamat Ulang Tahun Bapak" itu telah ditampilkan oleh Wanda di akun Instagram pribadinya @wandaponika dan juga di akun pencinta Ahok, @basuki_btp_lovers.
Founder dan Creative Director dari toko perhiasan Wanda House of Jewels itu memberi dukungan bahwa kondisi Ahok kini adalah bagian "rencana Tuhan" dan "memang sudah takdir".
Perempuan itu juga menyampaikan kepada Ahok untuk tetap "mengabdi untuk Ibu Pertiwi". Sebelum menyentuh bait terakhir, Wanda mengingatkan Ahok bahwa seluruh penjuru negeri tak lupa mengirimkan doa.
Berikut puisi karya Wanda Ponika:
Baca Juga: Selamat, Ahok Rayakan Ultah Ke-51 di Penjara
Selamat Ulang Tahun Bapak
Hari ini Bapak ulang tahun
51 tahun usia mu Pak
Ingin kami merayakannya bersamamu
Tapi memang rencana Tuhan berbeda
Apapun yang terjadi memang sudah takdir
Bapak sudah ikhlas
Kamipun ikhlas
Bapak menjalani hari-hari di dalam sana
Bahkan hari istimewa Bapak
Kami tau itu tak mudah
Tapi percayalah Pak
Tuhan sedang bekerja
Menyiapkan rencana indah untuk Bapak
Dan untuk menyongsong rencana indah itu
Bapak dipingit dulu ya..
Selamat ulang tahun Pak
Semoga Bapak diberikan kesehatan,
panjang umur dan bahagia selalu
Semoga Tuhan beri Bapak kekuatan
Untuk tetap berpegang pada prinsipmu
Untuk jujur dan mengabdi pada negri ini
Apapun badai yang mendera
Tetaplah mengabdi untuk ibu pertiwi
Saat ini ibu pertiwi sedang lara
Kami krisis pemimpin
Kami krisis panutan
Jangan biarkan kami putus harapan
Karena Bapaklah harapan kami
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Jembatan dan Sekolah Masih Jadi PR, Muzakir Manaf Buka-bukaan Soal Kondisi Terkini Aceh Pascabencana
-
Tangis Penyesalan Noel di Sidang Korupsi K3: Saya Seharusnya Lebih Hati-hati
-
Perempuan Menjaga Pangan dan Alam, Mengapa Justru Paling Rentan terhadap Krisis Iklim?
-
Angka Kecurangan Capai 99 Persen, Ada Apa dengan Fakultas Kedokteran di SNBT 2026?
-
Ironi Awak Kapal Perikanan: Banting Tulang di Tengah Laut, Pulang Malah Nombok Utang ke Majikan
-
Biadab! Sambil Hujan-hujanan, Pria Mabuk di Tangsel Cabuli Bocah Saat Main Petak Umpet
-
Vivace E Menjawab Kebutuhan Rumah Modern yang Estetik, Aman, dan Ramah Anak
-
Relokasi Akibat Krisis Iklim: Mengapa Memindahkan Warga Tidak Sesederhana Memindahkan Rumah?
-
Asa Baru Pascabencana: Anggaran Rp100 Triliun Disetujui DPR untuk Pulihkan Sumatra!
-
Bawa Mandat Prabowo Terkait RUU Polri, Menkum: UU Sudah Berlaku Dua Dekade, Perlu Disesuaikan