Suara.com - Rian (18), pembunuh sadis tetangga di Desa Kindingan Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, akhirnya menyerahkan diri ke kantor polisi dengan diantar oleh kepala desa setempat.
"Korban tewas diketahui bernama Diki (26) warga Desa Kindingan Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah yang tak lain adalah tetangga pelaku," kata Kapolres Hulu Sungai Tengah AKBP Mugi Sekar Jaya di Barabai, Jumat (30/6/2017).
Kejadian itu dilatarbelakangi rasa cemburu karena teman wanitanya diajak jalan. Melihat hal itu, Rian menganiaya temannya sendiri, Diki, sampai mati.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (22/6/2017) sekitar pukul 21.00 WITA yang diawali dengan keduanya saling adu mulut dan berkelahi di pinggir sungai desa.
Korban tewas dengan tubuh penuh tusukan di bagian perut. Bahkan, ada lubang yang tembus leher korban.
Korban tewas di perjalanan saat menuju rumah sakit, setelah dievakuasi anggota Polsek Hantakan sebelum dilakukan visum.
Sementara dari keterangan Kepala Desa Kindingan Yusni peristiwa pembunuhan sadis terjadi di luar desa mereka, yaitu Pasting.
"Saat itu tersangka dan korban sama-sama main ke warung malam, yang oleh warga HST dikenal dengan sebutan warung jablay," katanya.
Yusni mengatakan pelaku dan korban sebenarnya berteman.
"Kabar yang saya terima, Rian membunuh karena cemburu dengan Diki, saat Diki bersama seorang perempuan yang juga ditaksir oleh Rian," ujarnya.
Keluarga Diki menyerahkan kasus ini ke Kepolisian dengan meminta tersangka dihukum sesuai Undang-Undang yang berlaku.
"Untuk pelaku bersama-sama saya juga sudah menyerahkan diri kepihak yang berwajib guna mempertanggungjawabkan perbuatannya," ujar Yusni. (Antara)
Berita Terkait
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Tragis! Eks Sekjen Pordasi DKI Dianiaya Sepekan Sebelum Ditemukan Tewas di Gumuk Pasir Bantul
-
Sering Lihat Ibu Jadi Sasaran KDRT, Siswa SMA di Karawang Habisi Ayah Sendiri Usai Mimpi Buruk
-
Tragedi Malam Berdarah di Blitar, Menantu Habisi Mertua Usai Dicaci Maki dan Diancam Pakai Gergaji
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi