Firza Husein [suara.com/Agung Sandy Lesmana]
Firza Husein tak mau memberikan penjelasan usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan pornografi di gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Selasa (11/7/2017). Firza tadi diperiksa selama hampir enam jam.
"Maaf ya sama pengacara saya saja," kata Firza di Polda Metro Jaya, Selasa (11/7/2017)
Pengacara Firza, Aziz Yanuar, menjelaskan pertanyaan yang disampaikan penyidik kepada kliennya mengenai chat sex yang sudah dibantah Firza dan pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab.
Aziz mengatakan pemeriksaan hari ini sifatnya untuk mencari tambahan informasi.
"Tambahan aja kok. Mengenai kekurangan-kekurangan, seperti chat," katanya.
Aziz mengatakan batal mengajukan pakar telematika dari Institut Teknologi Bandung Hermansyah menjadi saksi meringankan bagi FIrza. Sebab, Hermansyah sakit setelah menjadi korban pembacokan di jalan tol Jagorawi, kilometer 6, Jakarta Timur, Minggu (9/7/2017), dini hari.
"Ya, batal. Salah satunya karena yang kemarin itu (peristiwa pembacokan Hermansyah)," katanya.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan Firza diperiksa untuk melengkapi berkas perkara yang sebelumnya dikembalikan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.
"Ya pemeriksaan tambahan," kata Argo kepada Suara.com melalui pesan singkat.
"Maaf ya sama pengacara saya saja," kata Firza di Polda Metro Jaya, Selasa (11/7/2017)
Pengacara Firza, Aziz Yanuar, menjelaskan pertanyaan yang disampaikan penyidik kepada kliennya mengenai chat sex yang sudah dibantah Firza dan pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab.
Aziz mengatakan pemeriksaan hari ini sifatnya untuk mencari tambahan informasi.
"Tambahan aja kok. Mengenai kekurangan-kekurangan, seperti chat," katanya.
Aziz mengatakan batal mengajukan pakar telematika dari Institut Teknologi Bandung Hermansyah menjadi saksi meringankan bagi FIrza. Sebab, Hermansyah sakit setelah menjadi korban pembacokan di jalan tol Jagorawi, kilometer 6, Jakarta Timur, Minggu (9/7/2017), dini hari.
"Ya, batal. Salah satunya karena yang kemarin itu (peristiwa pembacokan Hermansyah)," katanya.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan Firza diperiksa untuk melengkapi berkas perkara yang sebelumnya dikembalikan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.
"Ya pemeriksaan tambahan," kata Argo kepada Suara.com melalui pesan singkat.
Komentar
Berita Terkait
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
-
Syahganda Bocorkan Amnesti Jilid 2: Prabowo Bakal Ampuni Ratusan Musuh Politik Jokowi
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
Terkini
-
Prabowo Ikut Tarik Jaring Udang di Tambak Kebumen, Kagum Panen Capai 40 Ton per Hektare
-
MK Putuskan Hanya BPK yang Bisa Hitung Kerugian Negara, KPK Siapkan Edaran
-
Noel Tak Terima Dituntut 5 Tahun, Eks Penyidik KPK: Pejabat Korup Seharusnya Dihukum Lebih Berat
-
Reformasi dalam Bayang-Bayang Militer, Seskab Teddy Dinilai Jadi Contoh Nyata
-
Lepas dari Orde Baru, Indonesia Belum Berani Masuk Rumah Demokrasi
-
Jadwal dan Lokasi Geopark Run Series 2026-2027: Dari Ijen hingga Belitong
-
Dittipideksus Bareskrim Bongkar Sindikat Penyelundupan Bawang Ilegal Asal Malaysia
-
MAKI Ungkap Alasan Korupsi Tambang Bauksit Aseng Mulus Bertahun-tahun: Ada Beking Pejabat!
-
Ratusan Ponsel Pelaku Begal Diperiksa, Polda Metro Jaya Dalami Jaringan
-
Viral Mobil Porsche Gunakan Pelat Dinas Mabes TNI, Kapuspen Duga Palsu