Suara.com - Gereja katedral di Skotlandia menjadi gereja yang pertama di negara ini menawarkan pernikahan pasangan sesama jenis. Klerus Katedral St Mary di Glasgow telah diberi izin untuk melegalkan pernikahan kaum LGBT.
Semua dewan pengawas di katedral ini dalam Sinode Umum Gereja Episkopal Skotlandia telah mendukung kebijakan yang diputuskan awal tahun ini. St Mary saat ini menerima pesanan dari pasangan sesama jenis yang ingin hubungannya dilegalkan dalam pernikahan.
Sejauh ini, katedral tersebut telah memiliki satu pesanan dari pasangan yang akan menempuh perjalanan ke Glasgow dari Inggris. Pasalnya, mereka tidak dapat menikah di gereja lokal di Inggris.
Provost of the Cathedral, Pendeta Kelvin Holdsworth mengatakan, bahwa layanan baru ini "sangat menarik".
"Orang-orang di St Mary merupakan bagian dari kampanye untuk melegalkan pasangan gay dan lesbian menikah di Skotlandia, sehingga tidak ada satu orang pun yang akan merasa khawatir," ungkapnya kepada Evening Times.
"Katedral St Mary, Glasgow, adalah salah satu tempat paling menakjubkan di mana setiap orang bisa menikah. Sungguh menakjubkan lebih banyak orang sekarang memiliki kesempatan untuk datang ke sini untuk hari spesial mereka. Saya ingin hidup di dunia di mana pasangan sesama jenis bisa merasa aman berjalan di jalan yang sama, dan di mana mereka dapat merasakan kesenangan berjalan bergandengan tangan di koridor gereja juga," sambungnya.
Mereka yang ingin menikah di katedral dapat masuk ke website St Mary, lalu menulis di halaman baru di situs tersebut. Pihak gereja akan menjawab beberapa pertanyaan yang sering diajukan, terutama soal melegalkan pernikahan sesama jenis di gereja tersebut. (Metro)
Berita Terkait
-
Paus Fransiskus Terima Gay Asal Indonesia di Washington
-
Survei: Sebagian Besar Warga Amerika Tolak Pernikahan Sejenis
-
Giliran Warga Korsel Ajukan Gugatan Larangan Penikahan Sejenis
-
Rohaniawan: Indonesia Tak Mungkin Legalkan Perkawinan Sejenis
-
AS Sahkan UU Pernikahan Sesama Jenis, Selebriti Hollywood Gembira
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
Terkini
-
MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat
-
Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya
-
WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil
-
Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim
-
Israel Hari Ini: Ancaman Roket Hizbullah hingga Serangan Lebah dan Cuaca Ekstrem
-
Predator Berkedok Jas Almamater: Mengapa Kampus Elite Gagal Melindungi Korban Kekerasan Seksual?
-
Lahan Sengketa di Tanah Abang, Ahli Waris Pakai Verponding Lawan Kementerian PKP
-
Perkuat Pengawasan Orang Asing di Bali, Imigrasi Kukuhkan Satgas Patroli Dharma Dewata