Suara.com - Kepala Kepolisian Resor Banjarbaru, Kalimantan Selatan AKBP Kelana Jaya menempatkan anggotanya untuk berjaga di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Banjarbaru pascakeributan senin (24/7/2017) kemarin.
"Kami tempatkan sepuluh personel di penjara Banjarbaru untuk mengamankan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti keributan kemarin," ujarnya di Kota Banjarbaru, Selasa(25/7/2017).
Ia mengatakan, penempatan sepuluh personel itu belum ditentukan sampai kapan meski pun situasi di lapas yang terletak di Jalan Mistar Cokrokusumo sudah kondusif.
Dijelaskan, sepuluh personel tersebut siaga di lingkungan dalam lapas sehingga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bisa langsung bergerak mencegah agar dampaknya tidak semakin luas.
"Intinya kami membantu pengamanan lapas untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Harapan kami penempatan personel kepolisian membuat situasi dan kondisi bisa dikendalikan," ucapnya.
Ditekankan, pihak lapas hendaknya cepat berkoordinasi jika terjadi sesuatu yang berpotensi menimbulkan dampak besar di penjara meski pun hanya kejadian kecil.
"Koordinasi harus cepat dilakukan sehingga bisa mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dan dampaknya bisa diredam agar tidak semakin meluas," ujar kapolres mengingatkan.
Menurut dia, situasi dan kondisi di lingkungan Lapas lebih kondusif setelah 35 narapidana yang terlibat keributan pada Senin (24/7) malam itu langsung dipindahkan ke Lapas lain.
"Meski pun kondusif tetapi gesekan bisa kembali muncul sehingga kami tetap menempatkan personel dan diharapkan pimpinan lapas secepatnya berkoordinasi jika terjadi sesuatu," pesannya.
Sebelumnya, keributan di Lapas Kelas III Banjarbaru berawal dari pengeroyokan seorang narapidana yang dilakukan empat narapidana lain sehingga korban terluka cukup parah di beberapa bagian tubuh.
Kejadian berhasil diredam setelah personel Polres Banjarbaru membantu pengamanan, namun menjelang malam keributan pecah, sejumlah narapidana berusaha merusak fasilitas penjara.
Selanjutnya, khawatir dampaknya semakin meluas, kapolres meminta bantuan personel dari Brimobda Kalsel dan Polres Banjar untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Situasi dan kondisi di dalam lapas baru benar-benar terkendali menjelang Senin tengah malam, namun personel polisi terus berjaga-jaga di dalam maupun luar lapas hingga Selasa pagi. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Kakanwil: Bukan Kerusuhan di Lapas Banjarbaru, cuma Perkelahian
-
Rusuh di Lapas Banjarbaru, Ratusan Personel Bersenjata Dikerahkan
-
8 Orang Tewas di Kerusuhan Sepak Bola Liga Senegal
-
Tujuh Orang Ditetapkan Tersangka Perkelahian di Rutan Malabero
-
Kerusuhan di Meksiko, 28 Napi Tewas dengan Kondisi Termutilasi
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah
-
Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf
-
Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden
-
Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus