Suara.com - Direktur Keamanan Dalam Negeri dan Keselamatan Masyarakat Bukit Aman (Markas Besar Kepolisian Malaysia) Zulkifli Abdullah mengatakan lebih dari 8.000 polisi akan dikerahkan bertugas selama pelaksanaan SEA Games 2017 di Kuala Lumpur.
Selain untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas, lanjut dia, para personel kepolisian juga akan berinteraksi dengan para atlet, petugas, serta wisatawan selama pelaksanaan ajang kompetisi olah raga negara-negara Asia Tenggara itu.
"Para petugas yang berjaga akan dilatih untuk memberikan pelayanan terbaik serta membantu situasi apa pun, termasuk memberikan arahan. Kita juga akan memastikan bahwa tidak akan ada unsur terorisme yang bisa mengancam pelaksanaan Sea Games," katanya kepada para wartawan di Bukit Jalil Aquatic Centre, Kuala Lumpur, Selasa (1/8/2017).
Rangkaian pertandingan SEA Games, terutama sepak bola, akan dimulai pada 14 Agustus, sementara cabang-cabang lain akan dipertandingkan dari 19 hingga 30 Agustus. Upacara pembukaan SEA Games akan berlangsung pada 19 Agustus 2017.
"Kita akan memberikan sejumlah pelatihan untuk memperkuat keamanan di dalam dan di sekitar tempat-tempat pelaksanaan SEA Games. Kita juga menginginkan badan-badan penegakan hukum lainnya untuk bekerja sama secara erat dengan kepolisian," katanya. (Antara/Bernama-OANA)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!