Program Kampung Iklim (Proklim) di RW 07 Kelurahan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan; RW 3 Kelurahan Rawajati, Jakarta Selatan; dan RW 06 Kelurahan Kebon Kosong, Jakarta Pusat mendapat penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2017.
Sekretaris Daerah Gubernur Jakarta Saefullah meminta untuk Lurah dan Camat di wilayah tersebut diberikan penghargaan naik satu tingkat jabatan. Menurut Saefullah, PNS tersebut telah berhasil membuat wilayah menjadi bersih, sehingga kualitas udaranya baik.
"Saya ingin menggaris bawahi, begitu disebut RW sekian yang mendapat penghargaan program kampung iklim. Jadi seimbang dimana di sana ada indikator kualitas udaranya bagus," ujar Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (3/8/2017).
"Saya minta nanti lurahnya, camatnya mendapat prioritas untuk promosi satu tingkat, ini bentuk apresiasi," lanjut Saefullah.
Saat ini, pemerintah DKI tidak takut apabila ada tim dari pemerintah pusat melakukan penilaian wilayah di Jakarta, kapan saja DKI siap untuk dinilai. Hal ini setelah ada petugas penanganan prasarana dan sarana umum di Jakarta, wajah ibu kota lebih baik.
"Ada satu perbedan dulu dan sekarang. Kalau dulu mau ada Adipura ada tim saber mau lewat Medan Merdeka Selatan baru bersih-bersih. Sekarang kalau mau dinilai setiap saat silakan," kata Saefullah.
Sekretaris Daerah Jakarta mengatakan area Monas juga sudah baik. Air mancur 'menari' yang bertahun-tahun rusak sudah diperbaiki menggunakan dana patungan.
"Air mancur yang dulu nggak bisa mancur, saya pernah tanya butuh Rp15 miliar buat bikin air mancir. Selama UPT Pak Sabdo cuma dari iuran gubernur dan wakil gubernur, dan kami sedikit kurang lebih hanya Rp150 juta. Yang jadi pahlawan adalah PHL yang ijasahnya STM dulu," kata Saefullah.
Baca Juga: Warga Relokasi Keberatan Aturan Pemprov DKI Soal Biaya Sewa Rusun
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?