Suara.com - Presiden Sierra Leone Ernest Bai Koroma memecat 3 pejabat tinggi pemerintah karena kasus dugaan penipuan haji. Saat ini ketiga pejabat itu ada di Arab Saudi.
Mereka dipaksa pulang oleh Presiden Ernest. Ketiganya adalah pejabat komite haji.
"Yang Mulia Presiden ingin menginformasikan kepada masyarakat umum bahwa pejabat berikut yang merupakan anggota komite haji telah dibebaskantugaskan," begitu isi siaran pers pemerintah.
Ketiga pejabat yang dipecat adalah Menteri Negara Alhaji M.A.Bah, menteri negara, asisten khusus urusan sosial Alhaji Sheka Kamara, dan asisten khusus urusan politik Alhaji Nurudeen Sankoh.
“Sebuah penyelidikan sedang dilakukan dalam penyelenggaraan ziarah tahun ini ke Mekah,” lanjut kata-kata di siaran pers itu.
Tahun lalu, dua pejabat pemerintah juga ditangkap oleh badan anti-korupsi karena dugaan penggelapan dana haji. (Anadolu)
Tag
Berita Terkait
-
Di Akhir Pidato, Habib Rizieq Kasih Isyarat Ini pada Anggota FPI
-
Bicara dari Mekah, Habib Rizieq Kutip Surat Ini pada Milad FPI
-
Korban Longsor Sierra Leone Terus Bertambah, Nyaris 400 Orang
-
Jemaah Haji Lansia Terkunci di Dalam Kamar Hotel dan Pingsan
-
Dasyatnya Banjir di Sierra Leone Tewaskan Lebih dari 200 Orang
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Mensos Siapkan Skema Bantuan Khusus Bagi Ahli Waris
-
Buka-bukaan Anak Riza Chalid: Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang 3 Hari
-
Indonesia Protes Keras Gugurnya Pasukan UNIFIL, Tuntut Investigasi Menyeluruh Atas Serangan Israel
-
Fakta Baru Kasus Andrie Yunus Terungkap di DPR, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Puspom TNI
-
Istri Eks Komut Indofarma Mengadu ke DPR, Sebut Vonis 13 Tahun Penjara Tanpa Bukti Aliran Dana
-
MenpanRB: Isu Utama WFH ASN Adalah Digitalisasi, Bukan Sekadar Efisiensi
-
Detik-detik Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Terkena Serangan Mortir saat Salat Isya
-
Prabowo Berduka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon
-
Kawal Program Prioritas Nasional, Wamendagri: IPDN Konsisten Hasilkan Kader Pemerintahan Kompeten
-
Ratusan Elemen Sipil Teken Petisi, Desak Kasus Andrie Yunus Tak Diadili di Militer!