Suara.com - Sekertaris Jenderal Partai Amanah Nasional Eddy Soeparno mendatangi gedung Komisi Pemeberantasan Korupsi C-1 lama dikawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (1/9/2017).
Kedatangan Eddy ini untuk menjenguk Wali Kota Tegal Siti Masitha Soeparno yang notabene kakak kandung dari Eddy.
"Ini jam kunjungan hari besar dan kami sebagai keluarga datang untuk menjenguk, paling tidak menghabiskan sebagian dari waktu di hari raya Idul Adha ini dengan ibu siti masita yang merupakan kakak kandung saya, jadi saya datang dengan keluarga dengan putra-putranya," kata Eddy.
Eddy mengungkapkan, ini merupakan kunjungan pertamanya sejak sang kakak ditahan oleh KPK terkait kasus dugaan suap terkait pengelolaan dana jasa kesehatan di RSUD Kardinah dan pengadaan barang jasa di lingkungan Pemerintahan Kota Tegal tahun anggaran 2017.
Lantaran kunjungan pertama, Eddy juga tak lupa membawakan makanan khas Idul Adha agar bisa dinikmati bersama. Namun Eddy tak mengungkapkan apa saja makanan yang dibawanya untuk sang kakak.
"Ini kunjungan pertama saya untuk bisa datang mengunjungi kakak saya. Nggak ada pesanan khusus dari kakak, karena ini hari ini komunikasi pertama saya dengan beliau. Kami di sini hanya kunjungan keluarga dan kami membawa makanan sesuai dengan hari raya Idul Adha, dan kita datang ke sini untuk silaturahim," ujarnya.
KPK menangkap Sitha diduga terkait pembangunan fisik ruang ICU RSUD Kardinah. Uang senilai Rp 300 juta disita saat penangkapan Sitha, Selasa (29/8/2017).
Ada beberapa orang yang turut ditangkap bersama dengan Masitha. Mereka adalah Amir Mirza, Agus Jaya, Imam Permana, Umi Hayatun, Cahyo Supardi, Imam Mahradi, dan Akhbari Chintya Berlian.
Hari ini, KPK memberi kesempatan waktu kunjung dua jam kepada keluarga tahanan dan narapidana korupsi saat Hari Raya Idul Adha. Berdasarkan jadwal, kunjungan keluarga dimulai pada pukul 09.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB. Jadwal besuk ini lebih cepat satu jam dibandingkan saat Hari Raya Idul Fitri, di mana jam besuk dimulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB.
Baca Juga: KPK Segel Rumah Dinas Wali Kota Tegal
Meski jam besuk dimulai pada pukul 09.00 WIB, sejak pukul 08.00 WIB sudah mendatangi gedung lama C-1 Komisi Pemberantasan Korupsi yang berada di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek
-
DPR MInta Usut Tuntas Dugaan Penyekapan Perempuan oleh Oknum Polisi di Jawa Tengah
-
Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat
-
Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan
-
KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli
-
3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
-
KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum
-
Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan
-
Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT
-
KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat