Suara.com - Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan jumlah kendaraan di Ibu Kota lebih banyak dari penduduk Jakarta. Data tersebut diperoleh dari Badan Pusat Statistik tahun 2015.
"Jumlah kendaraan roda dua di Jakarta ada 13.9 juta kendaraan. Roda empat 3.5 juta. Artinya jumlah kendaraan di Jakarta melebihi jumlah penduduk Jakarta yang 10,1 juta jiwa," ujar Djarot di gedung Jakarta Convention Center, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (6/9/2017).
Dalam acara penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang Pengembangan Integrasi Sistem Pembayaran Elektronik Transportasi Antar Moda di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, Djarot memjelaskan strategi pemerintah Jakarta melakukan pembatasan kendaraan.
"Kalau ini dibiarkan terus maka kita di Jakarta dan kawasannya begitu keluar rumah bisa langsung stuck," kata Djarot.
Untuk diketahui, pemerintah Jakarta akan melakukan perluasan larangan kendaraan roda dua melintasi Jalan Jenderal Sudirman hingga ke Bundaran Senayan.
Uji coba ini rencanannya akan dilakukan pada 12 September sampai 11 Oktober 2017. Selama uji coba dinilai efektif mengurai kemacetan di kawasan tersebut, pemerintah akan menerapkannya pada 12 Oktober 2017.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan
-
Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN
-
Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?
-
Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan
-
Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?
-
KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas
-
Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA
-
Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur