Suara.com - Nama Bobby Afif Nasution dulu mungkin asing, tapi kekinian mendadak populer. Ya, sosok tersebut merupakan calon suami Kahiyang Ayu yang juga calon mantu dari Presiden RI Joko Widodo.
Bobby dan Kahiyang akan segera menikah pada 8 November 2017.
Bobby merupakan putra ketiga dari pasangan mendiang Erwin Nasution dan Ade Hanifah Siregar.
Sang ayah merupakan mantan Direktur PT Perkebunan Nusantara IV yang meninggal pada Rabu 18 Januari 2017 di Medan, Sumatera Utara.
Ditilik dari namanya, Bobby berasal dari keturunan Mandailing, Sumatera Utara.
Adapun dua kakak perempuan Bobby, yakni perempuan bernama Mayang Sari Nasution dan Inge Amelia Nasution.
Pria yang lahir di Medan 5 Juli 1991 itu, saat ini merupakan mahasiswa Program Magister Bisnis di Institut Pertanian Bogor. Keduanya merupakan teman seangkatan, yakni angkatan R55 di IPB. Dari situlah keduanya bertemu.
Bobby menyelesaikan pendidikan dasar di SD Muhammadiyah 2 Pontianak Tahun 2003. Kemudian melanjutkan sekolah di SMP Negeri 22 Bandar Lampung Tahun 2006.
Bobby pun melanjutkan Pendidikan SMA di SMAN 9 Bandar Lampung.
Baca Juga: Kocak! Yel-Yel Konyol yang Diteriakkan Gerombolan Pengepung YLBHI
Tahun 2009, Bobby kuliah di IPB program Agribisnis di Departemen Agribisnis, Fakultas Ekonomi dan Manajemen dan lulus pada Tahun 2014.
Usai lulus dari IPB, Bobby sempat menggeluti dunia sepak bola dan pernah menjadi manager klub sepak bola Medan Jaya.
Akun instgram milik @bobbynst dikunci, sehingga aktivitasnya hanya dapat dilihat oleh orang-orang terdekat.
Sementara akun twitter @bobbynst tidak tampak aktif mengunggah tulisan. Kali terakhir akun itu mengunggah ”kicauan” adalah tahun 2015.
Presiden Jokowi menunjuk putra pertamanya, Gibran Rakabuming Raka sebagai juru bicara keluarga terkait rencana pernikahan Kahiyang.
Pada jumpa pers pada tanggal 17 September, ketika itu dihadir Ibu Negara Iriana Joko Widodo didampingi Kahiyang Ayu dan Kaesang Pangarep.
Berita Terkait
-
Pansus KPK Ingin Ketemu Jokowi, Pimpinan DPR akan Atur Pertemuan
-
Kantor YLBHI Dikepung, Jokowi Minta Massa Tak Main Hakim Sendiri
-
Presiden Jokowi Ingin Film G30S PKI yang Kekinian
-
Tahun 2018, Jokowi Targetkan Bangun 300 Jembatan Gantung
-
Sidarto Sebut Tuduhan Prabowo pada Jokowi soal Rohingya Tak Tepat
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan
-
Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China
-
Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang