Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian meminta Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) yang tersebar pada seluruh Indonesia untuk turut mencegah konflik sosial.
"Di mana saja ada KAHMI karena itu kita jangan cakar-cakaran di dalam negeri agar tidak kalah dari negara lain," kata Jenderal Polisi Tito Karnavian di Jakarta, Rabu (20/9/2017).
Kapolri menjadi pembicara pada Dialog Nasional HUT 51 KAHMI bertemakan "Mewujudkan Keadilan, Menyatu Dalam Kebhinekaan".
Tito memuji anggota KAHMI yang hadir pada berbagai bidang dan elemen masyarakat dari eksekutif, legislatif dan yudikatif.
Tito menilai KAHMI merupakan salah satu unsur penting pada kehidupan berbangsa dalam mencegah potensi konflik sosial.
Polisi jenderal bintang empat itu mencontohkan Indonesia bisa meniru Cina yang mampu menjadi negara maju pada bidang ekonomi dalam kurun waktu 20 tahun.
"Bangsa Tiongkok memiliki orientasi ekspansi ekonomi ke luar, selain itu rakyatnya bersatu padu menghadapi tantangan global untuk bersaing dengan negara lain," ujar Tito.
Jenderal Polisi Tito menyatakan Indonesia memiliki potensi menjadi negara maju dengan tiga prasyarat yakni populasi penduduk yang besar mencapai sekitar 265 juta jiwa, kekayaan alam yang melimpah-ruah, serta luas wilayah yang terbentang dari Sabang sampai Merauke.
Tito menyebutkan Price Waterhouse Coopers (PWC) memperkirakan Indonesia akan menjadi negara dengan ekonomi terkuat nomor lima dunia pada 2030.
Dengan syarat pertumbuhan ekonomi lebih dari lima persen dan stabilitas politik di Indonesia terkendali.
Sementara itu, Koordinator Presidium KAHMI Mahfud MD mengungkapkan persoalan Indonesia pada bidang ekonomi yakni kesenjangan antara kelompok ekonomi menengah ke atas dan menengah ke bawah.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mengatakan rasa nasionalis yang dibangun berdasarkan keadilan sehingga kebijakan pemerintah tidak merugikan rakyat. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi