Ratusan warga mengikuti lelang barang rampasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di JCC Senayan, Jakarta, Jumat (22/9).
Sebanyak 22 barang hasil rampasan Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap koruptor dilelang di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Jumat (22/9/2017). Hanya satu mobil yang tidak laku dalam pelelangan yaitu mobil Jaguar XJL 3.0 VG AT keluaran tahun 2013.
Lelang Expo 2017 diikuti oleh sebanyak 595 peserta dari berbagai daerah. Seperti biasa, sebelum dimulai, panitia lebih membacakan aturan main. Salah satu aturannya, biaya tunggakan pajak dan proses balik nama ditanggung masing-masing pemenang lelang. Aturan ini sempat membuat sebagian peserta protes. Kendati demikian, lelang tetap berlangsung lancar.
Berikut ini rincian hasil pelelangan barang sitaan KPK:
1. Mobil Volkswagen Golf 1.4, nomor polisi B 164 RNA, tahun 2011 dibuka dengan harga sekitar Rp131 juta. Setelah dilelang mobil ini berhasil dibawa pulang oleh peserta lelang nomor 04 dengan harga Rp160 juta.
2. Mobil Volkswagen Beetle 1.2, nomor polisi B 1117 RH, tahun 2012 dibuka dengan harga sekitar Rp286 juta. Nomor peserta 13 yang berhasil memenangkan lelang dengan tawaran Rp396 juta.
3. Mobil Honda CRV 2.4 automatic, nomor polisi B 1615 HE, tahun 2008, lelang dibuka dengan harga 76 juta. Peserta nomor 035 yang berhasil memenangkan lelang dengan tawaran Rp166 juta.
4. Mobil Honda Civic FD 2 2.0 automatic, nomor polisi N 333 SA, tahun 2008, lelang dibuka dengan harga sekitar Rp78 juta. Peserta nomor 055 berhasil membawa pulang mobil ini dengan harga Rp111 juta.
5. Satu paket handphone (5 HP), dibuka dengan harga Rp2,9 juta. Lima HP ini berhasil dilelang dengan harga Rp5,2 juta.
6. Mobil Jaguar XJL VG AT, nomor polisi B 123 RX, tahun 2013. Mobil ini dibuka dengan harga diatas Rp1,1 miliar (tidak ada peminat).
7. Mobil Audi A5 2.0 TFSI AT, tahun pembuatan 2013. Dibuka dengan harga Rp436 juta. Peserta nomor 58 berhasil membawa pulang mobil ini dengan harga Rp438 juta.
8. Mobil Toyota Alphard 2.4 AT, tahun 2009, nomor polisi B 1250 TFU, lelang dibuka dengan harga Rp153 juta. Peserta nomor 105 berhasil memenangkan lelang dengan harga Rp301 juta.
9. Mobil Suzuki Swift tahun 2011, nomor polisi B 1684 TOM, lelang dibuka dengan harga Rp56 juta. Peserta nomor 158 berhasil memenangkan lelangan dengan harga Rp104 juta.
10. Mobil Honda CRV tahun 2010, nomor polisi B 1277 TJC, lelang dibuka dengan harga Rp66 juta. Pemenang yang berhasil memenangkan lrlang mobil ini Rp152 juta.
11. Motor Kawasaki Ninja tahun 2011, nomor polisi B 3068 TKW, lelang dibuka dengan harga Rp11 juta. Peserta nomor 278 berhasil membawa kendaraan ini setelah berani menawr Rp32 juta.
12. Toyota Innova V AT tahun 2012, nomor polisi B 1991 KKX, lelang dibuka dengan harga Rp124 juta. Peserta nomor 308 berhasil memenangkan lelang setelag tidak ada peserta yang berani menawar lebih tinggi Rp177 juta.
13. Toyota Rush 1,5 S AT tahun 2011, nomor polisi AB 1345 KD, lelang dibuka Rp80 juta. Peserta nomor 349 memenangkan lelang dengan tawaran Rp120 juta.
14. Toyota Avanza 1500 S tahun 2007, nomor polisi B 1571 BG, lelang dibuka dengan harga Rp54 juta. Peserta nomor 358 berhasil menawar tertinggi dengan Rp73 juta.
15. Nissan Serena HGW Start AT tahun 2009, lelang dibuka dengan harga Rp70 juta. Peserta nomor 375 berhasil memenangkan lelang dengan tawaran Rp148 juta.
16. Jeep Wrangler 4 OL AT tahun 2007, dibuka dengan harga Rp191 juta. Peserta 401 berhasil memenangkan lelang dengan tawaran Rp460 juta.
17. Toyota Harrier 2.4 AT tahun 2008, dibuka dengan harga Rp114 juta, peserta yang berhasil memenangkan lelang dengan tawaran 194 juta.
18. Toyota Camry tahun 2006, lelang dibuka dengan harga Rp31 juta. Peserta nomor 408 berhasil memenangkan lelang dengan tawaran Rp84 juta.
19. Isuzu Panther tahun 2004, lelang dibuka dengan harga Rp28 juta. Peserta nomor 029 berhasil memenangkan dengan tawaran Rp65 juta.
20. Honda CRV tahun 2004, lrlang dibuka dengan harga Rp33 juta, peserta yang memenangkan lelang dengan tawaran tertinggi Rp67 juta.
21. Honda HRV tahun 2015, lelang dibuka dengan harga Rp159 juta. Peserta yang menawar tertinggi dengan Rp207 juta.
22. Satu paket (dua koper dan satu tas) dibuka dengan harga Rp4,2 juta. Peserta yang menawar dengan harga tinggi Rp22 juta.
Lelang Expo 2017 diikuti oleh sebanyak 595 peserta dari berbagai daerah. Seperti biasa, sebelum dimulai, panitia lebih membacakan aturan main. Salah satu aturannya, biaya tunggakan pajak dan proses balik nama ditanggung masing-masing pemenang lelang. Aturan ini sempat membuat sebagian peserta protes. Kendati demikian, lelang tetap berlangsung lancar.
Berikut ini rincian hasil pelelangan barang sitaan KPK:
1. Mobil Volkswagen Golf 1.4, nomor polisi B 164 RNA, tahun 2011 dibuka dengan harga sekitar Rp131 juta. Setelah dilelang mobil ini berhasil dibawa pulang oleh peserta lelang nomor 04 dengan harga Rp160 juta.
2. Mobil Volkswagen Beetle 1.2, nomor polisi B 1117 RH, tahun 2012 dibuka dengan harga sekitar Rp286 juta. Nomor peserta 13 yang berhasil memenangkan lelang dengan tawaran Rp396 juta.
3. Mobil Honda CRV 2.4 automatic, nomor polisi B 1615 HE, tahun 2008, lelang dibuka dengan harga 76 juta. Peserta nomor 035 yang berhasil memenangkan lelang dengan tawaran Rp166 juta.
4. Mobil Honda Civic FD 2 2.0 automatic, nomor polisi N 333 SA, tahun 2008, lelang dibuka dengan harga sekitar Rp78 juta. Peserta nomor 055 berhasil membawa pulang mobil ini dengan harga Rp111 juta.
5. Satu paket handphone (5 HP), dibuka dengan harga Rp2,9 juta. Lima HP ini berhasil dilelang dengan harga Rp5,2 juta.
6. Mobil Jaguar XJL VG AT, nomor polisi B 123 RX, tahun 2013. Mobil ini dibuka dengan harga diatas Rp1,1 miliar (tidak ada peminat).
7. Mobil Audi A5 2.0 TFSI AT, tahun pembuatan 2013. Dibuka dengan harga Rp436 juta. Peserta nomor 58 berhasil membawa pulang mobil ini dengan harga Rp438 juta.
8. Mobil Toyota Alphard 2.4 AT, tahun 2009, nomor polisi B 1250 TFU, lelang dibuka dengan harga Rp153 juta. Peserta nomor 105 berhasil memenangkan lelang dengan harga Rp301 juta.
9. Mobil Suzuki Swift tahun 2011, nomor polisi B 1684 TOM, lelang dibuka dengan harga Rp56 juta. Peserta nomor 158 berhasil memenangkan lelangan dengan harga Rp104 juta.
10. Mobil Honda CRV tahun 2010, nomor polisi B 1277 TJC, lelang dibuka dengan harga Rp66 juta. Pemenang yang berhasil memenangkan lrlang mobil ini Rp152 juta.
11. Motor Kawasaki Ninja tahun 2011, nomor polisi B 3068 TKW, lelang dibuka dengan harga Rp11 juta. Peserta nomor 278 berhasil membawa kendaraan ini setelah berani menawr Rp32 juta.
12. Toyota Innova V AT tahun 2012, nomor polisi B 1991 KKX, lelang dibuka dengan harga Rp124 juta. Peserta nomor 308 berhasil memenangkan lelang setelag tidak ada peserta yang berani menawar lebih tinggi Rp177 juta.
13. Toyota Rush 1,5 S AT tahun 2011, nomor polisi AB 1345 KD, lelang dibuka Rp80 juta. Peserta nomor 349 memenangkan lelang dengan tawaran Rp120 juta.
14. Toyota Avanza 1500 S tahun 2007, nomor polisi B 1571 BG, lelang dibuka dengan harga Rp54 juta. Peserta nomor 358 berhasil menawar tertinggi dengan Rp73 juta.
15. Nissan Serena HGW Start AT tahun 2009, lelang dibuka dengan harga Rp70 juta. Peserta nomor 375 berhasil memenangkan lelang dengan tawaran Rp148 juta.
16. Jeep Wrangler 4 OL AT tahun 2007, dibuka dengan harga Rp191 juta. Peserta 401 berhasil memenangkan lelang dengan tawaran Rp460 juta.
17. Toyota Harrier 2.4 AT tahun 2008, dibuka dengan harga Rp114 juta, peserta yang berhasil memenangkan lelang dengan tawaran 194 juta.
18. Toyota Camry tahun 2006, lelang dibuka dengan harga Rp31 juta. Peserta nomor 408 berhasil memenangkan lelang dengan tawaran Rp84 juta.
19. Isuzu Panther tahun 2004, lelang dibuka dengan harga Rp28 juta. Peserta nomor 029 berhasil memenangkan dengan tawaran Rp65 juta.
20. Honda CRV tahun 2004, lrlang dibuka dengan harga Rp33 juta, peserta yang memenangkan lelang dengan tawaran tertinggi Rp67 juta.
21. Honda HRV tahun 2015, lelang dibuka dengan harga Rp159 juta. Peserta yang menawar tertinggi dengan Rp207 juta.
22. Satu paket (dua koper dan satu tas) dibuka dengan harga Rp4,2 juta. Peserta yang menawar dengan harga tinggi Rp22 juta.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Usut Korupsi Outsourcing Pekalongan, KPK Cecar Ryan Savero Soal Aliran Uang ke Fadia Arafiq
-
Dyastasita Juri LCC Empat Pilar MPR Pernah Diperiksa KPK soal Kasus Suap Rp 17 Miliar
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Nama Dirjen Bea Cukai Terseret Kasus Blueray, KPK Diminta Jalankan Perintah Presiden
-
Kemendagri Gandeng KPK dan Kemendikdasmen Perkuat Pendidikan Antikorupsi
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Heboh Fenomena Tentara Korsel: Latihan Militer No, Operasi Plastik Yes
-
Tim Advokasi Khawatir Ada Upaya Damai dalam Kasus Tragis PRT Benhil
-
Ketakutan Penjaga Perlintasan Rel Liar Usai Tragedi Bekasi: Kami Juga Tak Mau Celakakan Orang!
-
Nadiem Jadi Tahanan Rumah, Kejagung Siapkan Pengawasan 24 Jam dan Gelang Elektronik
-
Targetkan 500 Ribu Lulusan SMK Kerja di LN, Cak Imin Prioritaskan Siswa dari Keluarga Miskin
-
23 Selamat, 14 Hilang! Drama Mencekam Pekerja Migran Indonesia di Laut Malaysia
-
Blokade Selat Hormuz Picu Lonjakan Harga Gas Jerman, Ancaman Krisis Energi Menghantui Warga Eropa
-
Melanggar Perda, Satpol PP DKI Siap Sikat Lapak Hewan Kurban di Trotoar
-
NHM Kerahkan Tim Darurat, Seluruh Korban Erupsi Gunung Dukono Berhasil Dievakuasi
-
Jejak Alumni Kamboja di Hayam Wuruk: Mengapa Jakarta Dipilih Jadi Basis Judol?