Suara.com - Rangkaian pertandingan Korea Open Super Series dan Jepang Open Super Series 2017 baru saja usai. Indonesia berhasil membawa dua gelar dari Korea dan satu gelar dari Jepang.
Menanggapi hasil dua kejuaraan tersebut, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, Susy Susanti, memberikan apresiasi dan evaluasi terhadap wakil Indonesia yang turun.
"Untuk Korea dan Jepang Open pencapaian kita sudah sesuai, bahkan melebihi target. Khususnya untuk Korea Open. Kami melihat tunggal putra tampil cemerlang meloloskan all Indonesia di final. Semoga ini menjadi awal yang baik buat kita untuk menambah semangat atlet-atlet lain, khususnya sektor tunggal untuk bisa mencapai prestasi yang lebih baik lagi di kejuaraan lainnya," kata Susy, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Senin (25/9/2017).
Di Korea Open, pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto menjadi juara usai mengalahkan Wang Yilyu/Huang Dongping (Cina). Mereka menang dua game langsung dengan 21-17 dan 21-18.
Sementara satu gelar lagi diraih sektor tunggal putra melalui Anthony Sinisuka Ginting. Yang membanggakan, laga final sektor ini terjadi antara dua wakil Indonesia, yaitu Anthony dengan Jonatan Christie.
Hal ini tentu menjadi salah satu catatan besar bagi pemain tunggal putra Indonesia. Mengingat ‘duel saudara’ tunggal putra terakhir terjadi di tahun 2008. Pada final Indonesia Open Super Series, Sony Dwi Kuncoro berhadapan dengan Simon Santoso.
"Tentunya kerja keras dan terus mengevaluasi untuk pembenahan-pembenahan dari hasil pertandingan sebelumnya yang belum mencapai prestasi maksimal. Serta pencapaian Jonatan juara di SEA Games dan beberapa kali Anthony mengalahkan pemain dunia menjadikan modal untuk meningkatkan kepercayaan diri mereka," ujar Susy, menanggapi capaian di tunggal putra.
Foto: Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting di podium Korea Open, Minggu (17/9/2017). [Humas PBSI]
Baca Juga: Polemik Senjata Ilegal Dinilai Samar, Komisi I Panggil Gatot
Indonesia sejatinya berpeluang meraih gelar ketiga di Korea Open. Sayang, pasangan ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon gagal di final.
Kevin/Marcus dikalahkan pasangan nomor satu dunia asal Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen.
Gagal menduduki podium utama di Korea Open, Kevin/Marcus membalasnya kontan di Jepang Open. Kevin/Marcus merebut gelar juara setelah mengalahkan Takuto Inoue/Yuki Kaneko, Jepang, dengan 21-12 dan 21-15.
Foto: Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menjuarai sektor ganda putra Jepang Open, Minggu (24/9/2017). [Humas PBSI]
Gelar ini jadi satu-satunya yang diamankan wakil Indonesia dari negeri sakura tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
-
Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas
-
Drama Tiga Gim, Jonatan Christie Minta Maaf Usai Indonesia Tertinggal 0-1 dari Thailand
-
Tim Indonesia Berharap Tuah Venue Kecil di Piala Thomas dan Uber 2026
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
-
DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square
-
Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek
-
Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta
-
Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen