Suara.com - Berdasarkan survei lembaga kajian Saiful Mujani Research and Consulting, elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berada di urutan kedua dengan elektabilitas 12 persen. Sedangkan Presiden Joko Widodo di atas Prabowo dengan elektabilitas 38,9 persen.
Menanggapi hasil survei SMRC, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon mengatakan tidak perlu berpikir keras untuk memahami survei tersebut.
"Tak perlu mikir, ini matematika sederhana: kalau elektabilitas petahana 38,9 persen, artinya 61,1 persen rakyat ingin pemimpin baru. @Gerindra @prabowo," tulis Fadli Zon di Twitter.
Rupanya cuitan Fadli Zon menarik perhatian Direktur Eksekutif Charta Polica Yunarto Wijaya.
Jika memakai logika Fadli Zon, menurut Yunarto apakah berarti tak perlu berpikir keras juga untuk memahami elektabilitas Prabowo.
"Tak perlu mikir kalau elektabilitas prabowo 20 persen, berarti 80 persen rakyat nggak mau prabowo?" tulis Yunarto.
Wajar
Beberapa waktu yang lalu, Fadli menganggap hasil survei hanya sebagai indikator. Itu sebabnya, dia tak mau terlalu larut memikirkan hasil survei lembaga SMRC dan lembaga Media Survei Nasional yang menunjukkan elektabilitas Prabowo berada di bawah elektabilitas Joko Widodo.
"Ya kan namanya survei. Kan bisa macam-macam kan. Kemarin survei angkanya lain, ini juga lain. Pada waktu pilkada DKI yang diunggulkan siapa? Menang siapa? Jadi menurut saya survei tersebut hanya indikator saja, tidak jadi kenyataan. Saya kira tidak perlu diributkan," kata Fadli di DPR, Jakarta, Kamis (6/10/2017).
Survei SMRC pada periode 3-10 September 2017 menunjukkan elektabilitas Jokowi 38,9 persen, sedangkan Prabowo hanya 12 persen. Sedangkan survei Median menggambarkan elektabilitas Jokowi 36,2 persen, sementara Prabowo 23,2 persen.
Fadli mengatakan pencapaian Prabowo wajar, mengingat Prabowo belum kampanye ke daerah-daerah.
"Dalam keadaan Pak Prabowo relatif tidak banyak keliling berkampanye, itu angkanya masih masuk dalam 2 besar. Harapan ke beliau juga masih tinggi," kata Fadli.
Lebih jauh, Fadli mengatakan hasil survei sesungguhnya tergantung lembaganya.
"Sebenarnya tergantung survei yang mana. Ternyata dalam waktu yang relatif singkat, kenyataan seminggu dua minggu bisa berubah. Dan kerja keras kita diwaktu yang tepat," kata Fadli.
Berita Terkait
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Harta Kekayaan Ketua MA Sunarto yang Gajinya Disebut Prabowo Lebih Besar dari Ketua MA Singapura
-
Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda untuk Pemain Timnas Indonesia, Skuad Garuda Bisa Terdampak
-
Julukan Bapak Infrastruktur untuk Jokowi, Bustami Zainudin: Faktanya Dirasakan Daerah
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren
-
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar
-
GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!
-
Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat
-
The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?
-
NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT
-
Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT
-
Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan
-
Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya