Suara.com - Jumlah korban tewas akibat ledakan bom sangat besar dalam sebuah truk di Ibu Kota Somalia, Mogadishu melonjak sampai 276 orang. Bom itu meledak, Sabtu (14/10/2017) pekan lalu.
Selain korban tewas, sebanyak 300 orang lainnya terluka bakar dengan berbagai tingkatan keparahan. Bagaimana tidak, bom yang meledak di persimpangan jalan itu menghancurkan semua yang ada di dekatnya. Bom menghancurkan rumah, pertokoan, bahkan manusia. Banyak kendaraan terbakar.
Negara tetangga seperti Turki, Ethiopia dan Kenya menawarkan untuk memberikan bantuan medis.
Presiden Somalia, Mohamed Abdullahi Mohamed Farmaajo mengumumkan 3 hari berkabung nasional setelah serangan tersebut, Minggu (15/10/2017).
"Kami akan memperhatikan 3 hari berkabung untuk korban yang tidak bersalah. Bendera akan dipasang setengah tiang," kata Mohamed dalam sebuah pernyataan yang diposting di akun Twitter resmi kepresidenan .
Presiden juga meminta warga untuk bahu membahu membantu korban yang terkena dampak serangan tersebut.
"Saya meminta warga negara untuk keluar, memberikan bantuan, menyumbangkan darah dan menghibur orang yang berduka. Mari kita selesaikan ini bersama," kata Mohamed.
Selain itu Wali Kota Mogadishu Thabit Abdi Mohammed meminta warganya menyumbangkan darah ke rumah sakit. Sebab hampir semua rumah sakit kehabisan stok darah.
"Saya meminta orang-orang Somalia untuk mengunjungi rumah sakit kota dan menyumbangkan darah. Tolong, datang untuk menyelamatkan saudara laki-laki Anda," Thabit Abdi Mohammed.
Baca Juga: Dua Bom Meledak di Jantung Kota Somalia, 85 Orang Tewas
Serangan tersebut terjadi 48 jam setelah menteri pertahanan dan panglima militer negara tersebut mengundurkan diri dari jabatan mereka tanpa penjelasan. Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. (Al Jazeera)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Permanen
-
Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!
-
Transjakarta Perketat Standar Keselamatan, Pramudi yang Kurang Fit Dilarang Bertugas
-
Diteror Usai Bongkar Kematian Anak, Ibu Kandung NS di Sukabumi Minta Perlindungan LPSK
-
Hakim Sebut Kerugian Rp171,9 Triliun Kasus Minyak Asumtif, Eks Bos Pertamina Divonis 9 Tahun
-
Diduga Jadi Tempat Prostitusi Malam Hari, 'Jalur Tikus' Taman Kota Cawang Akhirnya Dilas Permanen!
-
Berupaya Kabur Saat Ditangkap, Bandar Narkoba Ko Erwin Ditembak di Kaki
-
Tampang Koko Erwin Bandar Pemasok Narkoba Eks Kapolres Bima, Kini Pincang di Kursi Roda
-
KPK Terima Hasil Audit BPK, Berapa Angka Pasti Kerugian Negara Kasus Korupsi Haji?