Suara.com - Andrea Dovizioso mulai resah jelang bergulirnya balapan seri 16 MotoGP di Sirkuit Phillip Island, Australia, Minggu (22/10/2017). Pebalap Ducati ini merasa tidak begitu percaya diri bisa memenangi lomba.
Dovizioso menilai, karakter Phillip Island cocok dengan Marc Marquez (Repsol Honda). Padahal, dia membutuhkan poin maksimal untuk tetap bisa bersaing dengan Marquez dalam memperebutkan titel juara dunia.
Seperti diketahui, Dovizioso masih tertinggal 11 poin dari Marquez yang tetap kokoh di puncak klasemen sementara pebalap dengan 244 poin.
Balapan MotoGP 2017 sendiri mulai memasuki masa-masa genting mengingat tinggal tiga seri yang tersisa.
"Jelas Phillip Island salah satu trek favorit Marquez, dan situasinya kemungkinan akan sedikit lebih sulit buat kami," kata Dovizioso, dikutip dari Crash, Kamis (19/10/2017).
"Namun, tahun lalu saya mengakhiri lomba dengan baik--posisi keempat. Jadi, kami harus tetap berusaha dan bekerja sebaik mungkin menghadapi pekan ini," lanjutnya.
Di sisi lain, pebalap berusia 31 tahun ini tetap optimistis peluangnya merebut juara dunia MotoGP untuk pertama kalinya pada tahun ini masih terbuka.
Menurutnya, tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini asalkan mau berusaha, meski Marqu tetap diunggulkan jadi juara dunia tahun ini.
"Kini tersisa tiga seri lagi dan segala sesuatnya bisa terjadi: kami harus berusaha dan selalu jadi yang tercepat di setiap sirkuit dan di setiap kondisi," tutur Dovizioso.
Baca Juga: Lewat Lisan, PSSI Pastikan Perpanjang Kontrak Indra dan Fakhri
"Di atas kertas, kami bukan favorit untuk memenangkan lomba di Australia. Tapi, kami akan berjuang sekeras mungkin," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Tragedi Aspal 60 Derajat di Sirkuit Jerez: Aksi Berani Ramadhipa Bikin Jantungan di Moto3 Spanyol
-
Honda Rebel 1100 Hadir dengan Penyegaran Warna Baru
-
5 Pilihan Motor Lebih Murah dari Honda BeAT tapi Bagasinya Besar, Lebih Bertenaga
-
5 Motor Irit Bensin, Hemat Servis dan Anti Ngebut: Pas buat Pelajar, Orang Tua Bebas Risau
-
Piala Dunia 2026: Akhir Perjalanan Wakil Asia dan Pergantian Kiper yang Terasa Sangat Menyakitkan
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
3 Pekerja Daycare Little Aresha Masih Jadi Saksi, Akankah Menyusul Jadi Tersangka?
-
Kenaikan Tarif Transjakarta Hanya Sasar Warga Mampu, 15 Golongan Tetap Gratis
-
Alarm Jelang MPLS, Mayoritas Kepala Sekolah Rakyat Belum Siap Jalankan Tahun Ajaran Baru
-
Tugasnya Hanya Melambaikan Bendera, 1.000 Siswa Dikerahkan Sambut Prabowo-Modi di Yogyakarta
-
Istri Menteri PU Ikut ke NY Pakai Paspor Diplomatik, Ini Bedanya dengan Paspor Dinas dan Biasa
-
Marak Pencurian Besi Lagi di Jakarta, Pramono Ancam Cabut KJP hingga Tak Cairkan Bansos Pelaku
-
Terpaksa Harus Naik, Biaya Haji 2027 Diusulkan Jadi Rp107 Juta
-
Siasat Licik Pengedar Sabu di Bekasi: Sembunyikan Barang Haram dalam Bungkus Pakan Burung
-
Pelibatan Taruna di Sekolah Rakyat Tuai Kritik, Dinilai Tak Tepat untuk Bentuk Karakter Siswa
-
Jelang MPLS 2026/2027, Gus Ipul Beri Pembekalan kepada 191 Sekolah Rakyat