Suara.com - Bupati Kabupaten Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengungkapkan, PT Panca Buana Cahaya Sukses yang bergerak di bidang produksi kembang api, tak pernah melakukan pelaporan kepada pemerintah mengenai penambahan karyawan.
"Pertambahan jumlah karyawan dari 10 menjadi 20 orang, dan berikutnya dari 20 orang jadi 100 karyawan itu seharusnya wajib dilaporkan. Tapi mereka tak melaporkannya. Begitu pula tentang kondisi pabriknya,” kata Zaki di DPR, Selasa (31/10/2017).
Ia menegaskan, tugas dan kewenangan pemkab sendiri hanya terbatas pada urusan tata ruang di lokasi pabrik dan izin bangunannya.
Sedangkan untuk data jumlah karyawan yang direkrut semestinya pihak pabriklah yang wajib melaporkan pada Dinas Tenaga Kerja Pemprov Banten.
"Kalau untuk tenaga kerja buruh mereka wajib melaporkan kepada Disnaker Banten. Ketika mereka lapor, baru dinas turun mengecek perihal sistem keamanan dan lainnya. Ini yang belum mereka laporkan,” terangnya.
Untuk diketahui, pabrik kembang api yang berlokasi di jalan SMPN I Kosambi, Tangerang, Banten itu terbakar pada Kamis (27/10/2017) siang.
Kejadian tersebut menewasakan 51 karyawan dan puluhan orang alami luka bakar parah. Sejumlah korban diketahui masih di bawah umur.
Baca Juga: Alexis Minta Bimbingan Pemerintahan Anies Agar Bisnis Jalan Terus
Berita Terkait
-
Kembali Ditemukan 2 Kantong Jenazah Ledakan Pabrik Petasan
-
'Didatangi' Korban Kosambi, 2 Kantong Jenazah Ditemukan Lagi
-
Polisi Sisir Tulang Belulang di Pabrik Petasan di Kosambi
-
Tragedi Kosambi, Dua Kantong Potongan Jenazah Dikirim ke RS Polri
-
Kisah Tragedi 49 Orang Tewas di Kosambi, Berawal dari Las
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
Terkini
-
Jaksa Agung Ungkap Banyak Apartemen di Jakpus Ditempati Jaksa Diam-diam
-
Tiffany & Co Plaza Senayan Disegel! Kilau Perhiasan Kini Tertutup Kertas
-
Whoosh Sesuaikan Jadwal 22 Hari Mulai 19 Februari, Listrik Malam Dimatikan
-
8 Fakta Usai Jokowi Jalani Pemeriksaan di Mapolresta Solo Terkait Kasus Ijazah Palsu
-
Buntut Saling Sindir Purbaya-Trenggono, Analis Ingatkan Persepsi Publik Kabinet Tak Kompak
-
Demokrat Dukung Langkah 'Bersih-Bersih' Prabowo, Herman Khaeron: Pejabat Kotor Hambat Ekonomi
-
Bawa Nasi Tumpeng, Warga Pati Syukuran di KPK Usai Sudewo Ditahan
-
Giliran Ojol Jadi Korban Jalan Berlubang di Grogol, Pramono Anung Hingga Bina Marga Minta Maaf
-
Teguran Keras Jaksa Agung: Stop Euforia Mewah di Ulang Tahun Badan Pemulihan Aset Kejaksaan!
-
KCIC Gandeng Trip.com, Tiket Whoosh Kini Bisa Dipesan Secara Global