Suara.com - Polisi Australia menahan seorang laki-laki yang diduga hendak melakukan aksi teroristik pada malam perayaan Tahun Baru, 31 Desember 2017, di Melbourne.
Wakil komisioner polisi provinsi Victoria Shane Patton mengatakan, laki-laki yang belum diungkapkan identitasnya tersebut berencana serangan penembakan menyasar warga sipil.
“Tersangka berusia 20 tahun. Dia ditangkap dalam operasi anti-teror gabungan di distrik Werribee,” kata Patton, seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa (28/11/2017).
Patton mengatakan, laki-laki itu berkewarganegaraan Australia dengan orang tua asal Somalia. Tersangka ditangkap karena berstatus "berisiko tinggi".
"Kami sudah mengawasi dia untuk waktu yang lama. Dugaan kami adalah dia berencana menggunakan senjata untuk menembak dan membunuh sebanyak mungkin," jelas Patton.
Pria itu diyakini merencanakan aksi teroristik itu sendirian dan polisi menduga dia adalah simpatisan gerombolan teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
Tersangka akan menghadapi tuntutan resmi setelah penyelidikan polisi tuntas.
Baca Juga: Pengacara: KPK Bekukan Rekening Setnov dan Keluarga Tanpa Alasan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
10 Rudal Iran Meluncur ke Israel, Salah Satunya Hulu Ledak Fragmentasi
-
AI China Disebut Bantu Iran Menargetkan Pangkalan Militer Amerika Serikat di Timur Tengah
-
Geger Penemuan UUV Diduga Asal China di Gili Trawangan, Laut Indonesia Dimata-matai?
-
Ultimatum Keras Iran Lawan Ancaman Donald Trump, Siap Balas Serang Israel
-
Radiasi Nuklir Bushehr Iran Mengancam Ibu Kota Negara-negara Arab
-
Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak
-
Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'
-
Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah
-
Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur
-
Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India